Arsip

Archive for September, 2013

Media Jejaring Sosial (Public Relation Masa Kini)

September 30, 2013 1 komentar

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Komunikasi. Di era sekarang, komunikasi menjadi sangat penting. Jauh lebih berperan dalam menentukan pemenang pada setiap aspek usaha. Pergeseran-pergeseran standar pada beberapa segi dalam bidang usaha seiring pesatnya teknologi membuat para pelaku usaha dituntut untuk terus melakukan inovasi dengan lebih cepat dibanding masa-masa sebelumnya.

Jika sebelumnya media surat menyurat menjadi begitu adidaya menguasai lini telekomunikasi selama beberapa ratus tahun, era itu kemudian bergeser ketika pertama kali ditemukan telepon. Hampir disetiap jenis usaha, piranti telepon adalah sebuah alat wajib untuk mempermudah komunikasi. Tapi semua itu juga punya masa jaya, lalu beralih pada hal lain yang lebih canggih ketika internet mulai dikenal masyarakat.

Sekarang ini penetrasi pasar tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara lama. Promo-promo harus dilakukan menggunakan metode baru yang kreatif. Harus kita akui, sekarang adalah era internet. Jadi jika kita ingin survive, mau tidak mau kita juga harus menguasai dunia maya. Terlebih sekarang internet sudah bisa dinikmati hampir disetiap rumah di Indonesia, artinya dengan menguasai dunia maya, kita bisa melakukan penetrasi pasar kesetiap rumah, langsung, tanpa kita harus mengeluarkan tenaga ekstra. Hal ini bisa dilakukan, karena kita tidak hadir secara fisik, namun hanya berupa informasi di internet, dan informasi yang kita posting bisa diakses oleh calon pelanggan.

Pada dunia maya, ternyata juga punya masa kejayaan masing-masing. Jika dulu situs-situs resmi dibuat sebagai kantor virtual, begitu resmi, kaku. Super formal. Sekarang paradigma itu sudah lama ditinggalkan. Orang-orang sekarang tidak lagi tahan dengan yang serba formal. Orang-orang sekarang lebih suka berinteraksi langsung dengan “manusia”, buka cuma sekedar mensin penjawab telepon. Buktinya? Banyak..

Dari sekian banyak situs yang beredar di internet, situs apa yang paling sering dikunjungi? Yup. Jawabannya sudah pasti situs jejaring sosial. Situs-situs ini adalah rajanya internet. Situs ini bisa sukses karena secara langsung telah memenuhi salah satu kebutuhan utama kita sebagai makhluk sosial, yakni untuk saling berkomunikasi. Jutaan orang terhubung lewat media sosial ini. Mereka bisa berinteraksi langsung dengan orang lain secara “langsung”. Ini yang menjadi kunci sukses.

Jejaring sosial menjadi begitu sukses menghapus semua dinding jarak antar tiap individu, termasuk antara produsen, distributor serta konsumen. Kesuksesan para pelaku usaha yang aktif memanfaatkan jejaring sosial sebagai salah satu media usaha sudah banyak kita dengar ataupun kita baca. Ada cerita sukses dari produk KERIPIK MA ICIH, KERIPIK KARUHUN, BROWNIES AMANDA, dll. Mereka adalah brand yang tumbuh pesat lewat media jejaring sosial.

Salah satu kunci sukses penggunaan media jejaring sosial dalam sebuah usaha adalah komunikasi. Berbeda dengan situs internet biasa yang terkesan kaku dan penyampaian informasi produk sama sekali tidak menggunakan komunikasi dua arah, situs jejaring sosial memungkinkan kosumen untuk berinteraksi secara langsung dengan admin akun perusahaan bersangkutan secara real time. Jadi seperti percakapan langsung antara pemilik usaha dengan konsumen. Tanpa batas jarak dan formalitas. “Saya malah kadang pernah juga melayani pembeli secara online ketika saya sedang beraktifitas dengan keluarga dirumah” ujar salah satu kawan lama yang sekarang sukses menjalankan usaha distro di Bandung.

“Caranya gampang kok, ga ribet. Kan ini bukan kantor, jadi komunikasi sama pelanggan itu ya seperti obrolan biasa aja. Saya malah sangat menghindari bahasa formal atau penetrasi berlebihan. Ngalir aja. Kita juga kalo di mall kadang suka risih kalo didatangi salesman/women yang nawarin barang terus maksa. Di jejaring internet juga sama. Kita jangan memaksa. Posting kalo bisa berupa bahasa sharing, bukan penawaran. Saya jamin, akun penjual yang isinya cuma foto produk dan nomer telepon itu ga akan dilirik konsumen” tambahnya lagi.

Banyak sekali orang-orang yang sekarang telah beralih pada media jejaring sosial untuk memperkenalkan dirinya, dengan berbagai latar belakang alasan tentunya. Ada yang memanfaatkan untuk kepentingan politik (karena bahkan sekarang Presiden juga ternyata memiliki akun resmi di Twitter), eksistensi, ekonomi, sosial, dll. Ketika sekarang semua orang beralih pada jejaring sosial untuk kebutuhan komunikasi, lalu anda merasa usaha anda tertinggal dari segi komunikasi serta promo pada masyarakat sebagai konsumen anda, mungkin ini saatnya anda melirik jejaring sosial.

Pelaksanaannya tidak serumit yang anda bayangkan jika sudah terjun ke dunia maya. Jika ternyata anda memang memiliki jadwal yang padat sehingga tidak ada waktu untuk mengurusi jejaring sosila usaha anda, sekarang ini sudah banyak sekali tenaga-tenaga freelance yang bisa anda sewa untuk mengurusi akun jejaring sosial perusahaan anda. Mudah bukan?

Mengenai tips seputar penerapan media jejaring sosial sebagai media usaha bisa di baca pada artikel kami mendatang 🙂

Kategori:Informasi Umum

Pengusaha

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Ada yang bilang menjadi pengusaha itu adalah bakat dari orang tua. Hmm… Mungkin masuk akal, karena memang lazimnya seorang anak dari seorang pengusaha biasanya akan meneruskan usaha orang tuanya. Tapi saya pribadi menolak pendapat itu. Menurut saya pengusaha itu terbentuk–oleh lingkungan. Bukan dilahirkan. Tidak pernah saya dengar ada yang bilang “Telah lahir pengusaha muda di RS Anu dengan berat badan sekian, panjang sekian, dan kelak akan menjadi pengusaha kayu terbesar di Indonesia”. Pernah dengar yang seperti itu? Saya yakin tidak.

Kelas-kelas manusia-manusia dalam mencari penghasilan saya bagi menjadi 3 kategori. Pertama, orang yang menetap bekerja pada orang lain atau sebuah perusahaan. Orang tipikal ini adalah orang-orang yang dibayar secara periodik oleh perorangan atau perusahaan yang memanfaatkan tenaga mereka. Sekilas orang-orang ini menempati “posisi aman”. Mereka secara rutin sudah memiliki jam kerja mereka sendiri, juga secara otomatis memiliki income tetap. Terlepas mereka adalah karyawan rendah, manager, direktur. Mereka adalah pekerja.

Kedua, orang yang tidak punya pekerjaan tetap. Percaya atau tidak, kategori ini adalah jumlah mayoritas dari keseluruhan jumlah masyarakat di Indonesia. Mereka bekerja serabutan, dari satu tempat ke tempat lain. Dari satu bidang kerja ke bidang kerja lainnya. Ini bukan hal mudah tentunya, karena mereka dituntut untuk memiliki keterampilan dalam banyak hal.

Ketiga, para pengusaha. Orang-orang ini yang menurut saya adalah orang-orang tangguh yang menyanggupi untuk menanggung resiko. Pada dasarnya mereka bisa saja berawal sebagai karyawan, bisa juga sebagai pekerja serabutan. Bedanya, para pengusaha ini mampu melihat peluang dan memanfaatkan kesempatan yang dimilikinya.

Jadi pengusaha itu adalah sebuah pilihan diantara beberapa pilihan dalam mencari penghasilan. Seperti kebanyakan orang Indonesia, opsi pertama untuk mendapatkan penghasilan adalah dengan bekerja pada orang lain atau sebuah perusahaan yang mampu memberi mereka gaji, baik harian, mingguan atau bulanan. Apapun, asalkan mereka mendapatkan penghasilan atas apa yang dikerjakan. Jika pilihan tersebut meleset akhirnya mereka menjadi pekerja serabutan. Opsinya pendek.

Berbeda dengan pengusaha. Meski mungkin awalnya mereka memulai karir mereka sebagai pekerja, namun mereka tidak pernah sedikitpun ingin menjadi pekerja. Itu sama sekali bukan tujuan akhir mereka. Tujuan akhir mereka adalah sejauh mimpi mereka. Tujuan akhir mereka selalu semakin jauh ketika satu tujuan telah tercapai. Artinya mereka tidak pernah merasa puas atas pencapaian yang mereka peroleh.

Well.. Anda termasuk yang mana nih?

Kategori:Uncategorized

Budidaya Kedelai Lokal

September 19, 2013 1 komentar

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Kedelai merupakan tanaman jenis kacang yang sangat vital pada industri tahu, tempe, kecap, serta bahan olahan kedelai lainnya. Di Indonesia, tanaman ini banyak tumbuh dan relatif cukup mudah didapat, namun anehnya masyarakat lokal justru lebih memilih kedelai impor. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh harga kedelai impor yang relatif lebih murah dan pasokannya juga lebih mencukupi ketimbang kedelai lokal.

Sebenarnya kegiatan impor memang perlu, dan tidak bisa dihentikan begitu saja. Semua mempunya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Bagi produsen tempe, kedelai impor lebih disukai, karena menghasilkan volume tempe yang lebih besar, sehngga dinilai lebih menguntungkan. Tapi sebaliknya, produsen tahu lebih memilih kedelai lokal, dengan alasan volume tahu yang dihasilkan kedelai lokal lebih tinggi ketimbang kedelai impor. Jadi jika melihat alasan tadi, sebenarnya impor juga masih sngat diperlukan, tanpa harus mengesampingkan produksi kedelai lokal. Hanya saja besar kemungkinan oknum pemerintah ini terus menerus mengijinkan impor demi “amplop” dari para importir. Mungkin..

Meski masyarakat sedang gandrung komoditi impor, terutama disini adalah kedelai, sedikit yang mengetahui bahwa kebutuhan kedelai nasional saat ini (2013) mencapai 2,2 juta ton pertahun—sumber dari Badan Pusak Statistik—sedangkan angka impor hanya sekitar 1,3 juta ton pertahun. Dengan hasil produksi kedelai nasional sebesar 850 ribu ton pertahun, jelas pangsa pasar budidaya kedeai ini masih sangat besar. Terlebih saat ini harga kedelai impor lebih tinggi dibanding kedelai lokal. Yang tadinya kedelai impor dijual Rp.3.000/kg, saat ini bisa mencapai Rp.8.000/kg. Hmmm… Selisih yang menarik bukan?

Kedelai di ikilim tropis memang tidak bisa tumbuh sebaik di negara-negara empat musim, karena umumnya negara-negara ini mempunya panjang hari hingga 17 jam. Produksi yang bagus itu menyebabkan harga kedelai impor lebih murah dari kedelai lokal. Namun dengan kondisi Dolar yang berada di angka Rp.11.000/dolar, harga kedelai impor juga otomatis ikut melambung. Baiknya, kekurangan pasokan kedelai impor ini diimbangi dengan peningkatan produksi kedelai lokal.

Kebutuhan lahan budidaya kedelai seluas 1,3 juta hektar sebenarnya bisa di penuhi di Pulau Jawa saja, namun dari sekian banyak lahan yang bisa dimanfaatkan, kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa petani lebih suka menanam padi daripada kedelai. Karenanya dibutuhkan metode khusus untuk menanam kedelai di lahan yang seadanya.

Beberapa teknik penanaman kedelai nanti akan saya bahas di artikel selanjutnya. Sabar ya.

 

Produk Promosi Pemilu

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Ada-ada saja cara para politikus untuk meraih simpati masyarakat supaya memilih dirinya pada pemilu legislatif 2014 mendatang. Banyak dari para Caleg ini rela merogoh kocek dalam-dalam untukmemesan sejumlah atribut kampanye seperti baliho, spanduk, serta kaos, juga berbagai pernik yang bisa mereka gunakan untuk memperkenalkan diri mereka pada publik. Budget kampanye ini ternyata mempunyai nominal yang fantastis, mencapai kisaran Rp.300 juta hingga Rp.5 miliar.

Pada masa pemilu sebelumnya, budget sebesar itu biasanya untuk alokasi dana kampaye berupa banner, baliho, spanduk, dll. Namun setelah adanya pembatasan untuk memasang atribut kampanye berupa spanduk, banner serta baliho, kini para Caleg ini lebih tertarik untuk memesan atribut-atribut yang berukuran kecil serta bisa lebih menarik perhatian masyarakat. Yah, cara apapun yang sesuai peraturan KPU, pasti akan mereka maksimalkan. MEngingat untuk mendapatkan kursi di tingkat DPRD saja mereka membutuhkan minimal 3000 suara yang memeilih diri mereka.

Biasanya produk promosi untuk Caleg sebatas pada produk-produk yang sudah sering dijumpai, seperti spanduk, banner, bendera, kaos partai, dll. Namun seiring ketatnya persaingan usaha ini, produk promosi yang dibuat juga semakin berkembang dan mengarah kepada produk fungsional. Hal ini dinilai lebih menarik konsumen, khususnya para caleg, seperti misalnya kerudung, baju rohani, kemeja batik, mug, payung, topi, pin, stiker car branding, garskin handphone, dll.

 Dengan berbagai kreasi yang bisa dikembangkan, segmen pasar satu ini walaupun bisa dibilang musiman, tapi dalam sekali musim keuntungannya bisa mencapai rata-rata 70%. Tinggal bagaimana pengusaha memanfaatkan momen ini.

Kategori:Jasa

Blog = Mesin Uang

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Artikel ini sebenarnya saya ragu untuk postingkan, karena mungkin ini bukan termasuk salah satu kegiatan UKM. Tapi pada sisi lain juga bisa menghasilkan peghasilan tambahan serta bisa dilakukan oleh siapa saja pada waktu luang, jadi akhirnya terbitlah posting ini.

Kita semua tahu apa itu internet. Sebagian besar mengenal internet melalui berbagai media sosial yang sekarang ini memang sudah sangat memasyarakat. Seiring berkembanganya tren penggunaan internet ini, telah banyak sekali orang-orang yang menemukan berbagai kemudahan didalamnya. Terlebih dengan semakin banyak produk-produk gadget dengan harga terjangkau yang bisa telah memiliki fasilitas fitur yang mendukung penggunanya untuk bisa ber-internet, sehingga kini ber-internet bisa di lakukan hampir dimana saja serta kapan saja. Berbagai informasi bisa di dapat dari media bernama internet dengan mudah.

Namun belum banyak orang yang menyadari bahwa internet bukan hanya bisa memberikan informasi apa saja yang kita cari, melainkan juga bisa menjadi sumber income yang sangat menjanjikan. Salah-satunya dengan melakukan aktivitas blogging.

Seiring dengan semakin banyaknya pengguna internet, beberapa tahun ini nampak ada perubahan dari segi pemasaran berbagai produk dari berbagai jenis serta bidang usaha. Tren internet seakan menjadi barometer sebuah perusahaan. Maka bermunculan banyak sekali portal jual-beli yang menyediakan informasi-informasi berbagai produk yang di jual oleh para pemilik akun di portal jual-beli tersebut. Namun perkembangan pasar menuntut perusahaan-perusahaan untuk mencari metode lain untuk memasarkan produk mereka. Konsumen tidak lagi tertarik dengan direct selling yang isinya melulu produk dagangan.

Dari beberapa sumber yang saya dapat, aktivitas blogging sekarang ini dinilai lebih mengena. Para blogger-blogger ini, terlebih yang sudah mempunyai traffic page view yang tinggi biasanya memiliki semacam fan base yang loyal. Para blogger inilah yang sekarang ini dibidik oleh para pengusaha untuk memasarkan produk mereka.

Namun bukan sebarang blogger yang bisa mendapat penghasilan dari aktivitas mereka. Biasanya para blogger yang memenuhi syarat adalah para blogger yang rata-rata sudah memiliki traffic page view sekitar 5000 – 10.000 page viewer/bulan. Bagi sebagian orang mungkin ini dirasa sangat sulit, karena untuk mendapatkan jumlah viewer hingga minimal 5000/orang bukan perkerjaan mudah. Yah, memang ini adalah sebuah payback atas sebuah kerja keras para blogger. Semua kembali pada seberapa sering dan seberapa besar komitment para blogger bersangkutan untuk memperkaya konten blog mereka, sehingga bisa memperbesar kemungkinan para viewer menemukan mereka melalui berbagai search engine.

Tapi sekarang juga ada situs advertising yang tidak lagi membatasi minimal page viewer bagi para blogger pemula. Blogger pemula ini bisa langsung mencantumkan link iklan di blog mereka untuk mendapat komisi dari advertising ini. Biasanya komisi diberikan per-click. Jadi untuk setiap klik yang merujuk pada link iklan yang dicantumkan, maka blogger berhak mendapatkan komisi yang biasanya ditransferkan langsung ke rekening bank blogger yang bersangkutan.

Sebuah peluang yang menjanjikan dari aktivitas yang bisa dibilang sebagai hobi bukan? Tanpa terasa, dengan menulis blog sebagai hobby ternyata bisa menambah penghasilan. Bahkan banyak blogger yang menjadikan aktivitas blog mereka sebagai mata pencaharian utama mereka.

Blog Yang Disukai

Lalu bagaimana caranya untuk meningkatkan traffic page viewer dari blog yang kita miliki? Memahami ini, mari kita memahami diri kita terlebih dulu. Mari kita bertanya pada diri kita sendiri. Apa yang kita cari ketika berselancar di dunia maya? Yup. Informasi. Semua orang mencari informasi di internet. Semakin blog kita berisikan banyak informasi, maka besar kemungkinan jumlah page viewer akan meningkat.

Saat ini aktivitas blogging bagi sebagian besar orang hanya berfungsi sebagai catatan pribadi, penyimpan album keluarga, dan berbagai fungsi pribadi lainnya.

Jika kita ingin agar blog kita bisa menghasilkan uang, maka kita harus mampu menyajikan informasi kepada calon pembaca. Itu kuncinya, dan hanya itu satu-satunya cara yang saya sarankan. Memang bisa juga kita melakukan copy paste dari blog lain. Namun cara ini bisa menjatuhkan kredibilitas blog yang kita asuh. Pada awalnya mungkin bisa menarik banyak pengunjung, namun seiring waktu akhirnya kita mulai jenuh melakukan copy paste, dan pengunjung juga sudah jenuh dengan konten yang berisi materi copas.

“Sebenarnya yang menarik dari blogging itu adalah tuntutan pada diri kita sendiri untuk memahami potensi diri lalu memperdalamnya.” menurut salah satu kawan-kawan blogger saya. “Sebenarnya sama saja dengan menulis jurnal harian, tapi isinya lebih fokus pada satu bidang. Beda dengan catatan pribadi yang isinya lebih personal, jurnal harian ini membahas hal-hal yang saya kuasai, dan setiap  hari saya dipaksa untuk terus memperbarui pengetahuan saya” lanjutnya.

Yup. Blog yang lebih terarah memang mengandung lebih banyak informasi. Misalnya kita sangat menyukai dunia kuliner. Kita bisa menjadikan kuliner menjadi tema utama blog yang kita asuh. Konten semacam menu masakan, tips memasak, referensi tempat kuliner, dll. “Saya ga pernah ngerasa ini sebagai pekerjaan. Saya lebih merasa saya cuma menjalankan hobi, cuma bedanya saya dibayar untuk menjalankan hobi saya” sambil tertawa lepas..

So, tertarik untuk menjadi blogger?

Ayam Kampung Super

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

“Ayam persilangan antara ayam kampung dengan ayam ras. Solusi alternatif mengakali krisis pasokan ayam kampung, juga alternatif pengganti daging sapi”

Selama ini kita cuma mengenal ada 2 jenis ayam konsumsi yang di jual di pasaran, yakni ayam kampung, dan satu lagi adalah ayam ras. Namun belakangan ini mulai dikenal juga Ayam Kampung Super, Ayam Jawa Super, Ayam Sunda Hebat, sebutannya berbeda untuk daerah tertentu. Tapi oleh para pengamat agribisnis ayam jenis ini masuk kategori ayam kampung, namun dengan berbagai keunggulan yang tidak dimiliki oleh ayam kampung biasa, karena memang merupakan hasil persilangan.

Ayam jenis ini merupakan hasil silang antara ayam kampung dengan ayam layer petelur ras. Ayam kampung yang di pakai sebagai pejantan tentu berbeda-beda, tergantung ayam kampung yang ada di daerah masing-masing. Bahkan kadang juga bisa dari ayam bangkok. Kreatif bukan?

Munculnya ayam jenis ini besar kemungkinan dilatar belakangi oleh kurangnya pasokan ayam kampung untuk memenuhi permintaan rumah makan-rumah makan yang menyuguhkan menu ayam kampung. Peluang ini kemudian lahir di tengah-tengahnya. Dan semakin hari usaha ini semakin berkembang pesat dengan jumlah persaingan yang belum ketat. Hal ini mengingat belum banyak breeding-breeding besar yang melirik sektor ini.

Prospek usaha ini memang taidak pernah ada matinya, karenanya sektor ini akan terus berkembang. Namun, yang namanya usaha pastinya dibutuhkan kerjasama antara penjual dan peternak. Misalnya, mereka harus mengantisipasi lonjakan permintaan pada momen-momen tertentu seperti Natal dan Idul Fitri.

Kelebihan

Ayam kampung jenis ini memiliki tekstur daging mirip dengan ayam kampung biasa. Hanya saja bulu ayam jenis ini lebih tebal dari ayam kampung biasa. Masa panen leih cepat, antara 55-60 hari, dan bisa menghasilkan telur hingga 180 butir per-induk pertahunnya. Selain cara pemeliharaannya lebih mudah, angka kematiannya juga kecil, jauh lebih kecil dibanding ayam jenis lainnya. Kondisi fisiknya lebih kuat, sehingga bisa di ternakkan di dataran rendah maupun dataran tinggi. Selain itu kotorannya juga tidak terlalu menyengat hidung :).

Pemasaran

Sudah bukan rahasia jika permintaan pasokan daging ayam pada hari-hari tertentu seperti Idul Fitri dipastikan meningkat. Namun pada hari-hari biasa, permintaan ayam kampung super ini cukup berpotenti pada pasar restoran juga supermarket. Mereka biasanya memesan ayam-ayamkampung super dengan kriteria berat antara 7-9 ons per ekor. Diluar itu permintaan pasar tradisional juga tidak kalah tinggi. Bahkan di beberapa supermarket memasang label kualitas A untuk ayam kampung super, dan kualitas B untuk ayam kampung biasa.

Sekarang ini (2013) harga DOC ayam kampung super berada di kisaran Rp.4.200-5.000/ekor. Sedangkan untuk yang sudah siap konsumsi berkisar Rp.20.000-22.000/ekor pada hari-hari biasa, sedangkan pada momen tertentu harganya bisa mencapai Rp.28.000/ekor. Harga terseut adalah harga jual pada kondisi hidup.

Meski pemasaran ayam kampung super sudah meluas hingga ke Sumatera, Kalimantan, dan Papua, konsumsi terbanyak tetap dari Jakarta dan Bandung. Pengiriman biasanya menggunakan kardus yang sudah diberi lubang udara.

Kunci sukses usaha ayam kampung super ini lebih terletak pada usaha penetasan DOC. Jika pasokan DOC terhenti, maka seluruh rantai pasokan juga terhenti. Sayangnya hingga sekarang belum banyak pembibit yang secara kntinyu menyediakan bibit ayam kampung super. Sehingga ada baiknya pelaku pembesaran mencari pemasok DOC yang terpercaya dan sudah bertahan cukup lama agar pasokannya juga bisa stabil.

Bagi pemula ada baiknya memulai dari usaha pembesaran ayam kampung super, karena pada usaha pembibitan memerlikan ketelitian dan kesabaran, serta pastinya membutuhkan mesin tetas telur yang harganya masih sangat tinggi.

Kemitraan

Mengingat banyaknya praktek penyimpangan yang hanya menguntungkan salah satu pihak, sebaiknya perusahaan besar berbadan hukum bermitra dengan peternak yang bergabung dalam koperasi. Sehingga badan hukum berhubungan dengan badan hukum.

Jika perusahaan besar berurusan dengan peternak secara individual, seperti pola inti plasma, sebenarnya ini adalah salah satu bentuk perbudakan modern. Kalau memang mau bermitra dalam pola inti plasma biasanya akan dipekerjakan sebagai buruh, dengan konsekuensi UMR, tunjangan hari tua, dll. Pola inti plasma merupakan akal licik para pengusaha bermodal besar untuk memeras keringat peternak.

Kalaupun peternak tidak bermitra dengan siapapun, para peternak bisa membentuk kelompok tani/ternak dan membentuk badan hukum. Jadi, jika ada permintaan besar dan menuntut legalitas bisa langsung disanggupi.

Namun ada juga pengusaha yang menjalin kemitraan dengan peternak  kecil dengan sistem yang bereda. Dalam sistem usaha tersebut pelaku usaha besar menyediakan bibit dan pakan kepada para peternak kecil. Nanti para peternak kecil ini yang melakukan perawatan, karena memiliki tempat. Selanjutnya hasil dari peternak tersebut dibeli lagi oleh si pelaku usaha besar.

Gimana kawan, tertarik?

Ulasan singkat mengenai cara pembibitan serta pembesaran ayam kampung super ini nanti akan menyusul dalam artikel selanjutnya 🙂