Arsip

Archive for Desember, 2010

Usaha Kostum Karakter

Desember 13, 2010 1 komentar

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Usaha produk kostum karakter memang sedang menggeliat. dibulan Desember seperti sekarang ini, hadir para pelaku usaha yang membuat kostum-kostum khas Natal seperti Santa Claus, Santarina dan Pit Hitam. Kostum karakter musiman memang akan muncul dipasaran berdasarkan perayaan tertentu. Misalnya di bulan Oktober akan marak kostum-kostum Halloween.

Tidak itu saja, saat inipun banyak kostum yang dibuat berdasarkan tokoh animasi di film maupun komik, yang lebih populer dikenal dengan sebutan cosplay. Cosplay berarti hobi mengenakan pakaian beserta aksesoris dan rias wajah seperti yang dikenakan dalam tokoh-tokoh dalam film animasi semisal anime, manga, manhwa, penyanyi dan musisi idola, dan film kartun, terutama yang berasal dari negeri Sakura Jepang.

Pelaku atau pengguna kontum cosplay disebut cosplayer, dikalangan penggemar cosplayer juga disingkat sebagai layer. Kostum cosplay ini kini sedang menjadi tren di kawasan Asia, dan mulai merambah ke Indonesia.

Ikuti Tren

Usaha apapun harus mengikuti apapun yang berkembang di pasaran. Karena ini merupakan salah satu cara agar tetap survive dan bisa memenangkan pasar. Pelaku usaha harus melihat dan memantau kostum karakter seperti apa yang disukai publik. Perilaku konsumen Indonesia yang cenderung cepat bosan dan selalu ingin mengikuti tern terbaru harus menjadi perhatian penting. Tren ini biasanya banyak dipengaruhi oleh tokoh-tokoh idola yang bermunculan di televisi dan buku cerita. Misalnya saat sekarang booming cerita Upin Ipin, maka jika anda membuat kostum tokoh cerita Upin I[in , pasti akan laku.

Strategi Pemasaran

Agar produk bisa masuk ke pasaran, sebaiknya Anda melakukan promosi yang tepat, murah dan efektif. Salah satu media promosi yang efektif adalah melalui bazar dan pameran, karena melalui pameran biasanya akan bertemu dengan calon konsumen yang berpotensi membeli produk yang dijual. Tidak hanya end user, pameran bisa menjadi media yang tepat untuk memperluas pasar dengan bertemu para pedagang yang ingin menjual kembali produk yang Anda buat.

Namun bagi seorang pemula dalam usaha ini sebaiknya mengadakan promosi dengan men-display produk di beberapa tempat, seperti toko-toko yang cocok untuk menjual produk tersebut, misalnya di toko fashion dan toko mainan. Dengan cra men-display produk di beberapa outlet, dari situ akan mendapatkan masukan, apakah tema yang di produksi disukai konsumen atau tidak.

Anda harus memperhatikan kualitas bahan yang digunakan untuk membuat aneka kostum. Bisa menggunakan bahan kain satin, tisu, dan jenis katun. Kain satin dan tisu banyak digunakan untuk membuat kostum jubah dan gaun seperti helloween dan cleopatra. Kain jenis satin digunakan untuk menunjukkan kesan warna yang kuat, mengkilat, elegan, namun tetap ringan jika digunakan. Harga bahan kain satin lebih mahal dibandingkan dengan kain jenis polyerster.

Bisa Dipelajari

Usaha produksi kostum karakter memang  membutuhkan keterampilan. Namun hal itu bisa di[elajari. Keterampilan dasar yang dibutuhkan adalah kemampuan menjahit. Agar bisa memiliki keterampilan ini bisa mengikuti kursus yang lamanya hanya 3 bulan dengan biaya sebesar Rp.500 ribu hingga Rp.1,5 juta.

Meskipun tidak memiliki keahlian, namun memiliki cukup uang, Anda juga bisa langsung memulai usaha dengan mencari pekerja yang memiliki keahlian yang dibutuhkan, atau juga bisa dengan cara maklon. Dengan mengggunakan jasa maklon, Anda bisa lebih fokus pada bagaimana memasarkan produk. Walaupun demikian, Anda tetap membuat pola dan memperhatikan detail jahitan agat konsumen puas.

Kunci utama dalam usaha ini adalah Anda rajin mengamati film atau buku cerita yang sedang booming. Diluar mengikuti produk yang sedang tren, Anda juga harus sesegera mungkin mengeluarkan produk baru, karena jika sudah booming maka produk Anda sudah tidak eksklusif lagi. Begitu sudah menjadi produk masal, maka harganya tidak bisa setinggi waktu Anda menjadi pendahulunya.

Hmmm… layak dicoba nih…

Usaha Jualan Hp China

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Dua tahun terakhir ini handphone asal china mengalami puncak popularitasnya. Sebut saja merek Vitell, SKY, Beyond, Taxco, dan Nexian. Merek yang disebut terakhir bahkan melakukan promosi gencar dengan menggunakan artis papan atas tanah air sebagai brand ambassador-nya.

Berdasarkan data dari Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia, pasar Indonesia termasuk paling pesat perkembangannya dalam penggunaan telekomunikasi. Indonesia berada pada tingkat ke-3 terbesar di Asia setelah Cina dan India. Bahkan saat ini pengguna handphone di Indonesia mencapai 180 juta orang, atau sekitar 60% dari total penduduk Indonesia. Khusus handphone Cina, geliatnya cukup signifikan. Saat ini pengguna handphone Cina mengalami peningkatan dari 30 juta unit menjadi 35-45 juta di tahun 2010. Itu berarti mengalami peningkatan antara 20% hingga 50%.

Pasar Daerah Menjanjikan

Usaha pruduk handphone tidak hanya meriah di kota-kota besar, tapi makin menancapkan peluang yang menjanjikan di daerah. Hal ini karena makin meleknya masyarakat akan alat komunikasi. Apalagi handphone Cina yang menawarkan harga yang murah dengan fitur yang lengkap. Handphone Cina menarik karena menawarkan fasilitas yang cukup lengkap seperti TV, Mp3, radi, kamera, dan fasilitas lainnya namun mematok harga yang relatif lebih murah dibandingkan dengan merek keluaran Eropa.

Pertumbuhan ekonomi di daerah yang menggeliat membawa pengaruh pada tingkat konsumsi masyarakat. apalagi untuk prospeknya ke depan, bisnis handphone di daerah lebih menjanjikan dibandingkan dengan perkotaan mengingat masih belum ketatnya persaingan penjualan handphone di daerah meskipun pemakainya sudah sangat banyak.

Strategi Marketing

Teknik marketing untuk penjualan handphone dibagi menjadi tiga kelompok distribusi. Pertama, toko tradisional, yakni toko umum yang menjual semua keperluan handphone, mulai dari pulsa, aksesoris, sampai aneka merek handphone. Kedua, toko eksklusif, yaitu toko moderen yang hanya menjual handphone bermerek dan aksesoris original. Ketiga, distribusi alternatif, yaitu bentuknya berupa multilevel marketing, door to door, dan melalui penawaran lewat kartu kredit. Namun dari semua jalur distribusi tersebut yang umumnya banyak dicari pembeli adalah toko tradisional.

Setelah anda memiliki toko/kios usaha sendiri, langkah selanjutnya adalah melakukan promosi. Pertama-tama tentunya perlu lakukan promosi keliling dengan jangkauan radius 1 km, untuk menyatakan keberadaan kios Anda antara lain mealui penyebaran brosur yang memuat nama kios, alamat, nomer telpon, produk yang dijual, serta layanan jasa yang diberikan, dan yang terpenting harus memuat penawaran khusus (contoh: ada diskon, harga murah, dapat hadiah untuk pembelian dengan jumlah tertentu dalam 1 bulan, stok tersedia, layanan antar, dan lainnya)

Penawaran dewasa ini biasanya menonjolkan harga produk yang bersaing, kemudian produk yang dijual juga harus memiliki nilai tambah, seperti hadiah dan pelayanan SDM yang profesional. Untuk anda yang memilih area atau lokasi usaha yang dimana kios seluler anda sudah menjamur menjual produk yang sama, Anda perlu membangun komunitas pelanggan agar pelanggan menjadi loyal. Ciptakan kedekatan pribadi dengan konsumen dan ciptakan “member get member” atau pemasaran “dari mulut ke mulut”. Tidak perlu mengambil untung banyak, asal permintaan meningkat, maka omset yang diperoleh pasti banyak.

Lokasi Usaha

Hal lain yang harus diperhatikan selain pemasaran terencana, calon penjual juga harus memperhatikan lokasi usaha sebagai kunci sukses berbisnis handphone. Salah satu tempat yang mampu mendongkrak penjualan adalah mall atau pusat perbelanjaan. Alasannya karena orang yang datang ke pusat perbelanjaan ini bertujuan untuk berbelanja dan mencari barang kebutuhannya. Jika kios di mall, maka posisi kios yang berada di jalan masuk atau dekat eskalator memudahkan orang untuk meihat lokasi kios. Selain di mall, beberapa tempat strategis lain yang bisa dipilih diantaranya adalah di perempatan jalan dimana 80% orang yang melintas adalah pejalan kaki, atau bisa juga di tempat naik/turunnya kendaraan serta di mulut gang perumahan.

Selain itu, pilih saat yang tepat ketika Anda akan membuka usaha penjualan handphone, misalnya menjelang lebaran, liburan sekolah, karena pada masa itu penjualan akan naik luar biasa, bahkan bisa mencapai 100%.

Tips Untuk Pemula

Bagi anda yang ingin terjun di usaha penjualan handphone murah sebaiknya ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, faktor harga sangat menentukan. Untuk itu pilihlah vendor handphone murah yang benar-benar memberikan harga murah, sehingga bisa memperoleh keuntungan yang lumayan besar. Kedua, harus menyediakan fasilitas after sale atau layanan purna jual. Ini sangat penting, dikarenakan servis handphone murah tentu kualitasnya berbeda dengan handphone mahal. Biasanya pelaku usaha handphone murah memperhatikan produk saja namun mengabaikan after sale service. Ketiga, pedagang servis harus memiliki pengetahuan servis yang bagus atau menyediakan teknisi yang handal di tokonya. Jadi, para pedagang paling tidak harus mengetahui penggunaan dan mampu menerangkan kelebihan fitur yang dimiliki jenis handphone yang dijualnya. Atau jika penjual tidak mengerti, maka hendaknya menyediakan karyawan atau teknisi servis.

Usaha Perlengkapan Bayi Inovatif

Desember 10, 2010 2 komentar

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Berdasarkan data statistik dari Badan Pusat statistik (BPS), tiap tahun jumlah kelahiran bayi di Indonesia mencapai sekitar 4,5 juta bayi. Hal ini menunjukkan prospek usaha yang mendukung kebutuhan bayi dan balita juga tetap cerah, karena sudah menjadi kebutuhan wajib yang diperlukan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita. Prospek usaha ini juga sangat cerah karena kebutuhan perlengkapan bayi dan balita tidak mengenal musim, terutama untuk produk yang menunjang aktivitas seperti popok bayi dan pakaian bayi. Produk furniture maupun gendongan bayi juga tetap prospektif, mengingat usia pemakaiannya tidak dalam waktu lama, sehingga selalu ada konsumen baru yang membutuhkan.

Jenis produk perlengkapan bayi dan balita bisa dikelompokkan menjadi empat kategori. Pertama, baju bayi, termasuk popok; kedua, bedding (tas, selimut, bantal, gendongan); ketiga, aksesoris (dot, mainan, botol susu, bedak); dan keempat adalah furniture.

Dengan diberlakukannya perdagangan bebas Cina-ASEAN (China-ASEAN Free Trade Agreement/CAFTA) sejak 1 Januari 2010 membuat banyak produk asal Cina dan produk impor lain asal amerika dan Eropa yang menyerbu pasar lokal. Persaingan pasar yang sangat ketat ini karena banyak merek baru yang beredar, apalagi untuk yang menyasar pada pasar kelas bawah, karena produk impor cina umumnya menyasar segmen menengah kebawah. Karena itu produk lokal harus pintar-pintar bersaing dengan menawarkan kelebihan produk atau inovasi.

Inovasi

Agar pelaku usah bisa selalu eksis, inovasi memang sangat menunjang perkembangan usaha. Seperti misalnya popok kain. Jenis popok ini merupakan salah satu produk perlengkapan bayi yang belum terlalu banyak pelakunya dibandingkan dengan popok sekali pakai. Inovasi ini menghadapi persaingan ketat dengan produk impor Cina, dengan menggunakan bahan penyerap (microfiber) sama seperti produk Eropa yang daya tampungnya 250 cc, sedangkan produk cina rata-rata hanya 170 cc. Kualitas benang untuk menjahit popok juga berbeda dari yang digunakan popok kain dari Cina, yaitu menggunakan benang micro bahan polyester yang terdiri dari dua jenis yaitu FDY kelas 2 dan DTY.

Produk popok kain seperti ini tahan air, karena bahan popok dibagian luarnya berupa Polyester Knit yang dilapisi dengan Polyuretane. Bahan ini bersifat tahan air. Laisan berikutnya adalah bahan penyerap dari bahan microfiber (polyester 80% dan Polyamide 20%). Nampak seperti handuk biasa tapi berbeda, daya tampungnya tujuh kali dari beratnya. Lapisan dalam disebut microfleece yang menyentuh permukaan kulit. Bahan microfiber dimasukkan ke kantung antara Polyester Polyuretane Laminated (PUL) dan microfleece.

Segmen Pasar

Pelaku usaha yang ingin terjun di bisnis ini harus menentukan dulu segmen pasar yang akan dijadikan target pasar. Saat ini pasar menengah atas belum seketat kelas menengah bawah, sehingga pelaku usaha bisa membuat produk yang menyasar segmen pasar menengah sampai kelas atas, namun dengan membuat inovasi.

Strategi Pemasaran

Untuk memperkenalkan produk ke pasar, bisa dilakukan dengan memasang iklan lewat media cetak nasional, maupun internet. Hal lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengikuti pameran mencari reseller, serta menawarkan produk ke toko perlengkapan bayi yang berlokasi di pusat-pusat perbelanjaan, sehingga produk akan lebih cepat dikenal masyarakat. sebaiknya dalam menjalankan usaha diterapkan sistem pembayaran cash, tanpa konsinyasi untuk menjaga perputaran modal.

Paling Untung

Dari berbagai jenis perlengkapan bayi dan balita yang paling banyak diminati adalah produk yang banyak digunakan untuk aktivitas bayi dan balita sehari-hari, seperti pakaian dan popok bayi. Bahkan untuk pakaian bayi permintaannya paling tinggi dibandingkan produk lain.

Sedangkan produk yang berpeluang untuk menghasilkan keuntungan besar adalah furniture bayi dan balita yang menampilkan inovasi dalam hal fungsi, yaitu satu produk bisa dugunakan lebih dari satu fungsi, misalnya ranjang bayi yang multifungsi karena dilengkapi dengan changing table atau meja tambahan berukuran 50 x 70 cm yang berguna sebagai tempat mengganti popok bayi.

Berminat mencoba???

Usaha Pembuatan Pakan Ikan Curah

Desember 10, 2010 7 komentar

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Menurut data yang diperoleh dari Divisi Pakan Ikan dan Udang asosiasi GPMT (Gabungan Pengusaha Makanan Ternak, kebutuhan pakan ikan mencapai 100 ribu ton setiap bulan. Melihat besarnya kebutuhan pakan ikan tersebut, tidak salah rasanya jika prospek usaha pakan ikan akan semakin menjanjikan.

Namun sayang, sebagian besar pemenuhan pakan ikan tersebut masih dipasok pakan pabrikan atau dibuat pabrik besar yang harganya semakin hari terus meroket. Sebut saja pakan ikan lele dengan protein lebih dari 30% yang harganya mencapai Rp.7 ribu/kg. Begitu juga dengan pakan ikan mas dengan protein 25% harganya Rp.5 ribu/kg dan bawal Rp.4.500/kg. Padahal kebutuhan pakan di satu usaha budidaya ikan intensif seperti lele dengan kolam beton/fiber berukuran besar atau ikan mas di keramba jaring apung mencapai ratusan kilogram setiap hari.

Melihat besarnya kebutuhan pakan ikan dan mahalnya harga pakan ikan pabrikan membuat usaha pembuatan pakan curah skala industri rumahan dinilai cukup menjanjikan dan dijadikan sebagai “dewa penolong” bagi petani ikan diberbagai sentra budidaya ikan. Usaha pakan curah skala industri rumahan cukup prospektif, selama mampu menjamin ketersediaan bahan baku lokal berkualitas secara berkesinambungan, sehingga tidak tergantung pada pakan pabrikan yang masih menggunakan bahan pakan impor. Dengan menggunakan bahan baku lokal, tentu harga pakan bisa lebih murah.

Mudah dan Murah

Indonesia memiliki sumber bahan baku pakan yang cukup melimpah, seperti jagung yang sempat mencapai swasembada sebagai sumber energi dalam pakan ikan, dedak padi yang dapat diperoleh dari sisa penggilingan padi sebagai sumber serat, dan sumber protein yang bisa diperoleh dari gilingan ikan yang banyak diperoleh baik di darat maupun laut serta tepung singkong/tapioka yang mudah diperoleh sebagai pengikat pakan pada proses pembuatan pelet. Selain itu, tepung udang, tepung bekicot, tepung darah, tepung kedelai, tepung tulang, bungkil kelapa, ampas tahu, juga bisa digunakan sebagai bahan baku pakan. Bahan daun lamtoro, hingga sampah restoran dan rumah tangga juga bisa digunakan sebagai bahan campuran pakan. Adapun kisaran bahan baku pakan mulai Rp.1.500 untuk dedak hingga Rp.3.200 untuk tepung ikan buatan sendiri dari ikan rucah (berbagai macam jenis ikan yang tidak layak jual).

Selain bahan baku pakan yang cukup melimpah, peralatan yang digunakan untuk memproduksi pakan ikan skala industri rumahan juga cukup sederhana, seperti mesin penepung yang berfungsi untuk membuat tepung dari bahan baku yang belum berbentuk tepung, mesin pengaduk sebagai wadah pencampuran dan pengadukan agar semua bahan menyatu dengan sempurna, mesin pencetak pelet, mesin pengering dan mesin jahit karung. Tak ayal dengan bahan baku lokal dan peralatan yang sederhana, maklum jika modal yang diperlukan untuk memulai usaha pembuatan pakan curah rumahan kurang dari Rp.50 juta.

Dengan bahan baku lokal yang terjangkau, dan mesin yang sedrhana, tentu pekerjaan membuat pakan juga sederhana. Hanya menggunakan mesin pencetak pelet mampu menghasilkan sekitar satu ton pakan ikan setiap harinya. Sedangkan untuk pencampuran dilakukan secara manual dengan bantuan sekop dan alas plastik. Bahkan bagi pemula, pembuatan pakan bisa dilakukan menggunakan mesin penggiling mie yang kemudian dipotong-potong secara manual, namun bahan baku harus dicampur bahan pengikat lebih banyak baik berupa tepung tapioka maupun minyak. Dari serangkaian penjelasan tersebut, tidak heran jika harga pakan industri rumahan bisa dijual dengan harga Rp.3.500-4.000/kg.

Jenis Pakan

Ada beberapa bentuk pakan yang bisa diproduksi baik pabrik pakan maupun industri skala rumahan. Pakan berupa tepung yang biasanya untuk pakan benih ikan, pelet (padatan tepung yang dibentuk silinder kecil), crumble (bentuk pelet yang dihancurkan kasar) utnuk pakan masa pembesaran. Ukuran pelet pun bervariasi mulai dari 3, 4, 5 mm.

Sedangkan tipe pakan ada yang berupa moist (pasta) yang mudah dibentuk sewaktu diberikan pada ikan dan dry (kering). Namun dari beberapa jenis pakan, pelet dianggap paling pas untuk pakan ikan paling efisien karena kemudahan dalam penyimpanan (stok) dan pemberiannya pada ikan. Kebutuhan terbanyak pakan ikan adalah dalam bentuk pelet karena yang tepung hanya digunakan oleh benih yang jumlahnya sangat kecil dibandingkan ikan besar.

Sementara itu, berdasarkan densitasnya, pakan pelet ada yang terapung dan tenggelam. Pelet apung biasanya diberikan pada ikan yang responsif maupun untuk budidaya ikan intensif seperti lele dan ikan mas. Sedangkan pakan tenggelam cocok diberikan pada ikan yang tenag dan bukan budidaya intensif seperti udang windu dan gurame. Namun pelet apung dianggap paling efisien karena dapat diketahui jumlah pakan yang dikonsumsi ikan sehingga bisa meningkatkan efisiensi pakan. Karena itu  pula harga pelet apung biasanya lebih mahal dari pelet tenggelam.

Misal saja harga pakan pelet apung buatan pabrikan mulai dari Rp.5-7 ribu/kg sedangkan pakan tenggelam yang umumnya dibuat industri rumahan dijual Rp.3-4 ribu/kg. Untuk menghasilkan pelet apung diperlukan mesin truder (mesin pelet basah) dan bahan baku dipanaskan (steam) pada suhu 90 derajat, sedangkan pelet tenggelam cukup menggunakan mesin pelet kering.

Tingkat kebutuhan protein ikan tawar pada umumnya 26-30% sedangkan untuk pakan ikan laut kadar protein yang dubutuhkan sekitar 47-53%. Sementara itu, tingkat efisiensi pakan yang dihasilkan pakan skala rumahan sekitar 2:1, yakni dari 2 kg pakan yang dikonsumsi akan menghasilkan 1 kg daging di akhir masa panen untuk ikan mas dan 1 kg pakan yang diberikan pada ikan bawal akan menghasilkan daging 0,7 kg saat panen (1:0,7).

Sementara itu, tingkat efisiensi pakan pelet lele bisa mencapai tingkat efisiensi 1:1, yakni dari 1 kg pakan yang diberikan akan menghasilkan 1kg daging saat panen. Pada dasarnya setiap jenis ikan membutuhkan nutrisi yang berbeda, demikian juga teknik pemeliharaan akan sangat mempengaruhi pelet yang harus dipergunakan. Bila hal tersebut tidak terpenuhi, akan sulit bagi pembudidaya mendapatkan efisiensi yang baik.

Nilai efisiensi pakan bisa tercapai apabila kebutuhan protein ikan mampu tercukupi dari suplai pakan yang diberikan. Nah, untuk mencari kebutuhan protein ikan bisa diketahui dari data yang dilangsir oleh National Research council (NRC), yakni badan riset internasional yang merilis hasil penelitian pada publik tentang cara penghitungan kebutuhan nutrisi pakan ikan yang diperoleh dari perkalian persentase bahan baku dengan kadar protein yang terkandung pada bahan baku yang kemudian dijumlahkan. Selain itu, pengujian kadar protein juga bisa dilakukan melalui uji nutrisi pakan di laboratorium ilmu nutrisi.

Pemasaran

Pasar pakan ikan antara industri rumahan dengan industri pabrikan tentu berbeda. Pembudidaya ikan intensif sudah dipastikan hanya akan menggunakan pakan pabrikan untuk mengejar tingkat efisiensi pakan yang bisa dicapai dengan menggunakan bahan baku berkualitas yang masih impor dan pengolahan pakan dengan teknologi tinggi, bukan dengan mesin sederhana. Sedangkan untuk pakan curah rumahan pasarnya petani ikan tradisional di sentra-sentra pembudidaya ikan.

Agar tidak kalah saing dengan pakan pabrikan maka harga jual pakan harus lebih murah dengan kualitas mendekati pakan pabrikan. Selain itu menjual pakan pada petani akan memotong mata rantai distribusi barang seperti yang dilakukan pabrik pakan yang menjual pakan melalui distributor-agen-koperasi-petani. Langkah ini dilakukan agar untung yang diperoleh lebih besar dan harga jual lebih murah.

Kendala

Kendala utama di usaha pembuatan pakan ikan skala industri rumahan adalah menjaga kualitas bahan baku dan kontinuitasnya. Pakan pabrikan saja yang masih menggunakan bahan baku impor bisa turun kualitasnya karena salah satu bahan baku yang kualitasnya beda dari biasanya. Jika demikin, dalam waktu satu minggu petani ikan langsung akan mengetahui pakan yang digunakan jelek kualitasnya dari nafsu makan ikan dan daging yang dihasilkan dari pakan yang telah diberikannya.

Selain itu, petani ikan mengeluhkan sulitnya pemasaran di awal usahanya lantaran sebagian besar petani ikan sudah terdoktrin bahwa pakan pabrikan bermerek lebih bagus kualitasnya dari pakan curah industri rumahan. Selama menjaga kualitas dan kontinuitas bahan baku, serta menyasar petani ikan langsung, masih ada peluang di usaha pembuatan pakan skala industri rumahan ini.

Usaha Perlengkapan Musim Hujan

Desember 8, 2010 2 komentar

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Dimusim hujan seperti sekarang ini ada beberapa perlengkapan perlindungan hujan yang wajib dimiliki. Sebut saja payung, jas hujan ataupun sarung sepatu. Perlengkapan ini menjadi kebutuhan wajib yang harus dimiliki setiap orang. Terutama bagi mereka yang bekerja di lapangan.

Persaingan

Usaha perlengkapan musim hujan ini berprospek cerah. Hal ini karena pelaku usaha yang terjun di usaha ini belum banyak. Kalaupun ada pesaing, itu dari produk-produk Cina saja. Walaupun demikian, produk lokal akan jauh lebih unggul karena memahami kebutuhan dan kemauan pasar. Biasanya produk Cina dibuat dengan desain standar dan seadanya.

Karena itu, untuk menyiasati agar bisa memenangkan pasar, maka para pelaku usaha harus memberikan terobosan berarti agar produk yang dibuat bisa memenangkan pasar. Jika umumnya pembuat jas hujan hanya menggunakan bahan parasut, maka bisa di inovasikan dengan menggabungkan tiga bahan dasar yaitu PVC (polyvinyl coated), parasut, dan taslan. Hal ini membuat jas hujan ini tidak mudah robek dan tidak tembus air, karena kerapatan porinya mencapai 3000 mm, mudah dilipat dan sangat lentur atau fleksibel sehingga sangat nyaman saat dipakai. Bahkan jas hujan yang villager ini tahan zat asam yang berasal dari air hujan dan bahan kimia seperti oli atau kimia lainnya seperti cuka.

Strategi Marketing

Walaupun persaingan usaha ini belum ketat, tapi pelaku usaha harus memiliki strategi khusus agar produk yang dibuat dikenal dan laku dipasaran.Seperti misalnya memasarkan payung sebagai media promo perusahaan-perusahaan besar. Dengan menyasar pasar korporasi membuat omset jauh lebih mudah didulang daripada menjual ritel.

Selain dari jaringan pertemanan, dalam mengenalkan produk juga bisa dilakukan melalui internet. Dengan modal yang tidak besar untuk berpromosi di internet, pelaku usaha ini bisa menjaring klien.

Beberapa strategi marketing yang bisa dilakukan pelaku usaha agar dapat bersaing secara sehat adalah: Pertama, jika Anda pelaku usaha baru dan harus menghadapi pelaku besar yang telah dikenal terlebih dahulu, sebaiknya Anda memperkuat branding (merek) produk yang dibuat. Caranya bisa melalui promosi melalui pameran, menjual produk ke beberapa toko perlengkapan motor, membuka toko sendiri hingga bekerja sama dengan distributor dan agen di daerah. Diperlukan biaya dan waktu yang tak sigkat memang, namun langkah ini yang dilakukan oleh para pelaku usaha baesar.

Jika anda kreatif, bisa saja membuat baju, kemeja, spanduk yang diberikan pada agen, toko, distributor apabila membeli produk yang Anda jual dalam jumlah tertentu. Diharapkan merchandise tersebut digunakan saat berjualan. Langkah lainnya adalah beriklan pada media cetak yang disesuaikan dengan segmentasi yang akan dituju.

Kedua, jika Anda telah memilikibranding yang kuat dan produk tersebar ke beberapa agen, distributor dan toko, anda bisa melakukan strategi yang disebut dengan memecah segmen. Maksudnya Anda membuat dengan merek yang sama namun kualitas dan harga jual yang berbeda. Cara ini terbukti mampu menjaring pasar lebih luas.

Ketiga, buat produk yang sesuai dengan keinginan konsumen. Idealnya Anda membuat produk dengan kualitas safety (keamanan) dengan bahan yang nyaman saat digunakan. Langkah ini cukup mujarap apabila Anda menyasar konsumen kelas menengah atas. Namun sayang, untuk kelas menengah bawah sampai saat ini pertimbangan harga terjangkau masih menjadi prioritas dalam memilih suatu produk. Dengan demikian perlu dipertimbangkan antara harga dan kualitas agar produk yang dibuat tidak hanya terjangkau tapi juga mumpuni.

Perbarui Desain

Walaupun strategi marketing yang jitu telah diterapkan, kualitas produk tetap menjadi nilai utama yang wajib diperhatikan. Mengingat bisnis ini begitu ketat persaingannya, maka agar bisa meraih konsumen diperlukan desain baru yang mengikuti tren. Seperti membuat jas hujan yang tampak lebih feminim model dan warnanya, atau membuat jas hujan karakter khusus pangsa pasar anak-anak.

Tidak hanya itu, perlu juga membuat payung dengan desain-desain khusus yang dibuat customized. Jika memasuki musim hujan, para pelaku usaha harus jeli melihat pasar dengan permintaan perlindungan hujan yang tinggi seperti sarung sepatu anti air dan jaket anti air.

Teknik Pemijahan dan Pembesaran Benih Ikan Mas

Desember 7, 2010 11 komentar

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Pemeliharaan Indukan

Induk jantan dan betina dipelihara secara terpisah dalam kolam dengan kedalaman air 80-150 cm dengan aliran air mengalir seperti dalam kolam tanah. Suhu ideal untuk kolam indukan sekitar 25-30 derajat dengan derajat keasaman pH 6,5-8,5. Sementara itu, pakan diberikan sebanyak 2 kali yakni setelah pukul 8 pagi dan 4 sore hari sebanyak 2,5% bobot tubuh. Misalnya dalam kolam terdapat 12 indukan dengan berat rat-rata 2 kg (24kg/kolam) maka pakan yang diberikan sekitar 480-1200 gram tiap harinya.

Pemijahan

Untuk kolam pemijahan, siapkan kolam tanah berukuran 500 meter persegi yang telah dikeringkan sebelumnya. Taburkan 5 kg kapur, 1 kh pupuk urea, dan 2 kg TSP serta 5 karung kotoran bebek pada dasar kolam. Isi air dan diamkan selama 2-3 hari agar tumbuh mikroorganisme atau phitoplankton sebagai pakan alami dalam kolam. Keadaan air yang cocok untuk pemijahan dan penetasan telur yakni bersuhu antara 25-30 derajat, pH 6,5-8,5, debit air kolam 0,5 liter/detik, dan ketinggian air sekitar 50-70 cm. Usahakan air yang digunakan cukup jernih dan tidak terlalu keruh seperti aliran air sungai atau irigasi sawah. Dalam kolam berukuran 500 meter persegi dapat dipijahkan 3 indukan betina dan 9 indukan jantan.

Untuk memudahkan proses pemijahan buat hapa (jaring tempat pemijahan) dibagian tengah kolam ukuran 2 x 6 x 1 meter. Agar hapa tidak mengapung, maka diberi pemberat seperti bambu. Hapa sengaja dibuat dengan jaring yang tidak rapat agar larva yang telah menetas dalam hapa dapat menyebar keseluruh bagian kolam.

Didalam hapa juga disediakan kakaban yang menutupi permukaan air dalam hapa sebagai tempat menempelnya telur ikan mas. Kakaban terbuat dari ijuk yang dijepit dengan kayu atau bambu ukuran 4 x 150 cm.

Indukan yang bagus digunakan untuk betina yang siap dipijah memiliki ciri bersih mengkilap, tidak ada cacat atau bekas luka di badan, dan insangnya bersih serta utuh. Sementara tanda-tanda indukan yang sudah matang gonad pergerakan lamban, sering melompat pada malam hari, perut gendut/membesar kearah belakang, jika diraba terasa lembek, lubang anus membengkak kemerahan. Sedangkan induk jantan apabila dilakukan pengurutan perut kearah kelamin akan mengeluarkan sperma berwarna putih susu.

Induk yang akan dipijah dimasukkan kedalam hapa. Pemijahan dilakukan dalam kolam dengan memasukkan induk betina terlebih dahulu yang kemudian disusul dengan memasukkan induk jantan secara bertahap. Hal ini bertujuan agar induk betina menelurkan telur lebih banyak. Adapun perbandingan induk yang dimasukkan 1 induk betina dan 3 induk jantan. Beri pakan sebanyak 2-5% bobot tubuh induk pada sore hari. Proses perkawinan dimulai pukul 4 sore dan induk betina akan bertelur pukul 12 malam. Keesokan paginya induk jantan dan induk betina dipisahkan dan dimasukkan kedalam kolam penampungan. Tiap ekor induk betina bisa menghasilkan 10 liter telur yang berisi 15-20 ribu butir/liter.

Penetasan

Telur menetas setelah 4 hari pada suhu 28-30 derajat. Setelah telur menetas, angkat kakaban. Dan, pembesaran larva menjadi benih masih dalam kolam yang sama. Larva/benih yang tadinya berada dalam hapa bisa menyebar keseluruh bagian kolam. 4 hari setelah menetas larva tidak diberi pakan, karena masih mempunyai cadangan makanan dari kantung telur.

Pakan pertama diberikan pada larva berumur 5 hari berupa kuning telur bebek sebanyak 5 kali dalam sehari untuk satu kolam berisi 15 ribu ekor atau benih yang berasal dar1 indukan. Sekali makan sebanyak 1 butir kuning telur bebek yang sudah direbus, artinya sebanyak 5 butir kuning telur untuk benih dari 1 indukan. Setelah 5 hari, benih bisa memakan pakan alami berupa kutu air dan plankton yang tumbuh akibat adanya pupuk di dasar kolam. Barulah setelah umur 2 minggu sejak menetas dengan ukuran 3 cm benih siap dijual.

Teknik Memijah Indukan Lele

Desember 6, 2010 4 komentar

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Persiapan Kolam Terpal

Buat kolam terpal untuk pemijahan induk dengan ukuran kolam 3 x 4 x 0,8 meter. Adapun bahan yang diperlukan diantaranya terpal jenis A3 ukuran 3 x 4 meter, bambu, kawat, patok, dan paku. Untuk menghilangkan bau terpal, rendam terpal dalam air sekitar 3 hari agar higienis. Ratakan tanah/lahan yang akan dipakai untuk mendirikan kolam terpal, jangan ada benda tajam seperti paku dan ranting.

Dirikan patok yang terbuat dari bambu setinggi 1 meter yang ditancapkan pada tanah di empat sudut berbeda dengan jarak panjang 4 meter dan lebar 3 meter. Lalu ikat bambu yang sudah dibelah dua sepanjang 4,2 dan 3,2 meter pada tiang-tiang patok sebagai penyangga dinding kolam. Pasang terpal membentuk segi empat di dalam rangka bambu, ujung terpal di ikat kuat-kuat dengan kawat ke patok. Karena nantinya terpal akan di isi air, maka pastikan rangka kolam terpasang dengan kuat.

Setelah itu kolam terpal diisi air dari mata air atau air tanah dan diberi pupuk kotoran ayam sebanyak 100 gram/meter persegi dan di diamkan selama 6 hari. Setelah 6 hari kolam akan berwarna hijau kecoklatan yang akan tumbuh zooplankton dan pithoplankton sebagai pakan alami lele.

Letakkan hapa (jaring tempat pemijahan) ditengah kolam dengan ukuran 2 x 1 x 0,8 meter yang bisa menampung 2 indukan betina dan 1 jantan. Agar tidak goyang di dasar hapa diberikan pemberat berupa bambu atau kayu. Letakkan kakaban (ijuk yang dijepit kayu ukuran 4 x 150 cm) sebagai tempat menempelnya telur dalam hapa yang kemudian di isi dengan air setinggi 15-30 cm. Masukkan indukan jantan dan betina secara bersamaan.

Pemijahan

Setelah kolam dikondisikan selama 6 hari induk kemudian dimasukkan. Berat induk 0,5-1 kg/ekor. Padat penebaran induk lele adalah 4-6 ekor/meter persegi. Perbandingan induk betina dan jantan yang akan dipijah adalah 2:1. Induk betina yang sudah matang gonad, secara fisik ditandai dengan perut yang membesar dan lembek, tonjolan alat kelamin membulat dengan warna merah keungu-unguan dan tampak membesar, bila dilihat secara kasat mata warna telur terlihat hijau tua bening atau coklat kehijau-hijauan, tulang kepala agak meruncing, gerakannya lamban. Sedangkan induk jantan ditandai dengan warna tubuh yang mencolok dari betina, yaitu terlihat kemerahan pada sirip punggung, dengan bentuk genital yang meruncing dan memanjang melebihi ujung sirip anal yang letaknya berdekatan dengan anus, tulang kepala lebih mendatar dibandingkan dengan induk betina, perut tetap ramping dan gerakannya tetap lincah. Jika diurut secara perlahan pada bagian kelaminnya akan mengeluarkan sperma seperti cairan susu yang kental. Pemijahan lele Sangkuriang secara alami ini biasanya dilakukan pada malam hari.

Setiap hari induk diberi pakan berupa pelet dengan kandungan protein minimal 30% sebanyak 5%/hari dari berat total tubuh induk. Jika jumlah indukan dala kolam berjumlah 3 ekor (2 betina, 1 jantan) berat sekitar 3 kg maka pakan yang diberikan tiap hari sekitar 150 gram.

Pemijahan dilakukan pada sore hari dan biasanya perkawinan terjadi pada malam hari. Dari satu indukan lele sangkuriang bisa menghasilkan 10 ribu ekor benih. Telur-telur di kakaban diangkat secara hati-hati dan dipindahkan ke kolam penetasan. Kakaban diletakkan dengan posisi rata dan semua permukaan kakaban harus terendam didalam air. Jika ada telur yang tidak terendam bisa dipastikan tidak akan menetas. Selama penetasan harus dilakukan pengontrolan guna mencegah binatang liar seperti kodok dan ular masuk kedalam kolam penetasan yang dapat memangsa telur ikan.

Selanjutnya telur akan menetas setelah 30-36 jam sejak pembuahan. Kisaran suhu yang baik untuk penetasan adalah 27-30 derajat. Setelah telur menetas benih akan berkumpul di dasar kolam terpal. Selanjutnya kakaban harus segera diangkat secara hati-hati. Jika pengangkatan kakaban terlambat, telur yang tidak menetas akan membusuk dan menyebabkan kualitas air menurun yang pada akhirnya akan membahayakan benih yang baru menetas.

Jumlah telur pertama memijah sekitar 20-50 ribu butir telur dan tingkat keberhasilan menetas 90%. Telur yang sudah menetas selanjutnya menjadi nener (benih kecil ikan lele) dalam jangka waktu 3-5 hari setelah pemijahan.