Arsip

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Video Step By Step Usaha Ternak Ayam Kampung

Anda berminat untuk menekuni usaha ternak ayam kampung? Walaupun beternak ayam terlihat tidak begitu sulit, namun nyatanya pada pengaplikasiannya tidak sesederhana itu. Ada banyak syarat yang harus dipenuhi untuk bisa membuat usaha berjalan dengan baik.

 Syarat-syarat mengenai cara memilih bibit ayam yang baik, pemberian pakan, suhu kandang, hingga analisa biaya serta estimasi profit yang akan Anda dapatkan.

Silahkan simak video berikut ini:

Kategori:Uncategorized

Pengusaha

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Ada yang bilang menjadi pengusaha itu adalah bakat dari orang tua. Hmm… Mungkin masuk akal, karena memang lazimnya seorang anak dari seorang pengusaha biasanya akan meneruskan usaha orang tuanya. Tapi saya pribadi menolak pendapat itu. Menurut saya pengusaha itu terbentuk–oleh lingkungan. Bukan dilahirkan. Tidak pernah saya dengar ada yang bilang “Telah lahir pengusaha muda di RS Anu dengan berat badan sekian, panjang sekian, dan kelak akan menjadi pengusaha kayu terbesar di Indonesia”. Pernah dengar yang seperti itu? Saya yakin tidak.

Kelas-kelas manusia-manusia dalam mencari penghasilan saya bagi menjadi 3 kategori. Pertama, orang yang menetap bekerja pada orang lain atau sebuah perusahaan. Orang tipikal ini adalah orang-orang yang dibayar secara periodik oleh perorangan atau perusahaan yang memanfaatkan tenaga mereka. Sekilas orang-orang ini menempati “posisi aman”. Mereka secara rutin sudah memiliki jam kerja mereka sendiri, juga secara otomatis memiliki income tetap. Terlepas mereka adalah karyawan rendah, manager, direktur. Mereka adalah pekerja.

Kedua, orang yang tidak punya pekerjaan tetap. Percaya atau tidak, kategori ini adalah jumlah mayoritas dari keseluruhan jumlah masyarakat di Indonesia. Mereka bekerja serabutan, dari satu tempat ke tempat lain. Dari satu bidang kerja ke bidang kerja lainnya. Ini bukan hal mudah tentunya, karena mereka dituntut untuk memiliki keterampilan dalam banyak hal.

Ketiga, para pengusaha. Orang-orang ini yang menurut saya adalah orang-orang tangguh yang menyanggupi untuk menanggung resiko. Pada dasarnya mereka bisa saja berawal sebagai karyawan, bisa juga sebagai pekerja serabutan. Bedanya, para pengusaha ini mampu melihat peluang dan memanfaatkan kesempatan yang dimilikinya.

Jadi pengusaha itu adalah sebuah pilihan diantara beberapa pilihan dalam mencari penghasilan. Seperti kebanyakan orang Indonesia, opsi pertama untuk mendapatkan penghasilan adalah dengan bekerja pada orang lain atau sebuah perusahaan yang mampu memberi mereka gaji, baik harian, mingguan atau bulanan. Apapun, asalkan mereka mendapatkan penghasilan atas apa yang dikerjakan. Jika pilihan tersebut meleset akhirnya mereka menjadi pekerja serabutan. Opsinya pendek.

Berbeda dengan pengusaha. Meski mungkin awalnya mereka memulai karir mereka sebagai pekerja, namun mereka tidak pernah sedikitpun ingin menjadi pekerja. Itu sama sekali bukan tujuan akhir mereka. Tujuan akhir mereka adalah sejauh mimpi mereka. Tujuan akhir mereka selalu semakin jauh ketika satu tujuan telah tercapai. Artinya mereka tidak pernah merasa puas atas pencapaian yang mereka peroleh.

Well.. Anda termasuk yang mana nih?

Kategori:Uncategorized

Tetaplah Lapar, Tetaplah Bodoh.. Itu Kuncinya !!

Februari 5, 2009 2 komentar

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Saya pernah membaca kutipan buku yang sewaktu berlibur bersama keluarga saya (saya lupa judul bukunya) yang isinya sangat menginspirasi saya hingga saat ini. Mungkin juga bisa sebagai sumber inspirasi bagi rekan-rekan yang lain. Isinya kurang lebih begini :

Ucapan Steve Jobs, CEO Apple Comp. dan Pixar Animation Studios dalam sebuah upacara wisuda pada tahun 2005 :

Saya diberi kehormatan untuk bersama kalian dihari pertama disalah satu universitas terbaik didunia. Saya tidak pernah lulus kuliah. Bahkan sesungguhnya inilah saat terdekat saya terlibat dalam upacara wisuda. Hari ini saya ingin berbagi tiga cerita dalam kehidupan saya.

Cerita pertama adalah mengenai hubungan titik-titik. Saya putus kuliah sejak 6 bulan pertama, namun saya tetap berada dikampus selama 18 bulan berikutnya setelah saya benar-benar berhenti. Saat itu saya memutuskan untuk mengambil kelas kaligrafi. Saya belajar tipe tulisan serif, san serif, tentang mengkombinasikan antara kombinasi huruf yang berbeda, tentang apa yang membuat para tipografis hebat menjadi hebat. Tidak ada satupun yang saya pelajari itu sepertinya akan berguna dalam hidup saya.

Namun 10 tahun kemudian, ketika kami merancang komputer Macitosh pertama, semuanya saya ingat kembali. Hasilnya Mac menjadi komputer pertama dengan tipografi yang indah. Andai saya tidak pernah putus kuliah dan kemudian ikut kelas kaligrafi maka Mac tidak akan punya beragam tulisan atau huruf yang berjarak dengan proporsional. dan karena Wondows hanya meniru Mac, sepertinya tidak akan ada PC yang akan memiliki tipografi indah.

Tentu saja tidak mungkin menghubungkan titik-titik itu ke masa depan saat saya masih dikampus. Tapi terlihat sangat-sangat jelas jika ditinjau 10 tahun kemudian. Jadi, kita harus percaya bahwa titik-titik itu suatu saat akan terhubung dimasa mendatang. Kita harus percaya pada sesuatu – insting, takdir, kehidupan, karma, apalah. Pendekatan ini tidak pernah mengecewakan saya, bahkan telah membuat semua perubahan dalam hidup saya.

Cerita kedua adalah mengenai cinta dan kehilangan. Saya merasa beruntung, karena menemukan apa yang sangat ingin saya lakukan dalam hidup sejak usia yang sangat muda.Woz dan saya memulai Apple digarasi orang tua saya ketika saya berumur 20 tahun. Ketika bekerja dengan keras, dan dalam 10 tahun Apple telah berkembang dari hanya kami berdua digarasi menjadi sebuah perusahaan senilai 2 milyar dollar dengan lebih dari 4000 pegawai. Kami baru saja meluncurkan karya terbaik kami – Macintosh – setahun yang lalu, dan saya baru saja berusia 30 tahun. Kemudian saya dipecat.

Apa yang menjadi fokus hidup saya telah hilang dan itu sangat menyakitkan. Saya benar-benar tidak tahu apa yang harus saya lakukan selama beberapa bulan. Tapi secara perlahan ada sesuatu yang mulai terpikirkan.  Saya telah ditolak, namun saya masih mencintai apa yang saya kerjakan. Jadi saya memutuskan untuk memulai lagi. Saya tidak sadar saat itu, tapi dipecat dari Apple merupakan hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidup saya. Bebab berat menjadi sukses digantikan dengan perasaan enteng menjadi orang baru lagi. Hal ini membebaskan saya untuk lebih kreatif  lagi.

Selama 5 tahun berikutnya, saya memulai sebuah perusahaan bernama NeXT dan sebuah perusahaan lain bernama Pixar, yang kini menjadi studio animasi paling sukses didunia.

Dipecat dari Apple memang sebuah pil pahit buat saya, namun saya pikir ini memang diperlukan. Terkadang kehidupan memukul kita dengan sangat keras. Jangan hilang kepercayaan. Saya yakin bahwa satu=taunya yang membuat saya terus bertahan adalah saya mencintai apa yang saya lakukan. Kalian harus menemukan apa yang kalian cintai, dan satu-satunya cara untuk menghasilkan sesuatu yang luar biasa adalah dengan mencintai apa yang kalian lakukan.

Cerita saya yang ketiga adalah mengenai kematian. Mengingat bahwa saya akan mati suatu saat nanti adalah hal yang paling penting yang saya temukan untuk menolong saya membuat keputusan-keputusan penting dalam hidup. Sekitar setahun yang lalu saya didiagnosa mengidap kanker.  Para dokter memberi tahu saya bahwa hampir dipastikan ini jenis kanker yang tidak dapat disembuhkan, dan harapan hidup saya hanya enam bulan lagi. Tapi kemudian saya menjalani operasi dan baik-baik saja hingga saat ini. Itu adalah saat terdekat saya menghadapi kematian, dan saya berharap hanya itulah hingga beberapa dekade kedepan.

Kerena sudah melalui tahapan ini, saya bisa lebih yakin mengatakan bahwa kematian adalah sebuah konsep yang beguna dan murni intelektual. Kematian adalah agen perubahan kehidupan. Ia memberikan jalan untuk yang baru dan menyingkirkan yang lama. Kali ini yang baru adalah kalian. namun suatu hari tidak lama dari sekarang, kalian akan menjadi tua dan tersingkirkan. Waktu kalian terbatas, jadi jangan habiskan dengan hidup dalam kehidupan orang lain. Jangan diperangkap oleh dogma. Jangan biarkan opini orang lain mengaburkan suara hati kalian. Dan yang terpenting, milikilah keberanian untuk mengikuti hati dan intuisimu.

Ketika saya masih muda, ada sebuah terbitan luar biasa bernama Katalog Seluruh Dunia, seperti Google dalam bentuk buku 35 tahun sebelum Goolgle muncul. Buku itu dilengkapi dengan alat bantu yang keren dan catatan yang bagus. Di halaman belakang edisi terakhir mereka, ada sebuah foto mengenai jalan perkampungan waktu dini hari, jalan yang mungkin akan kalian ikuti jika suka berpetualang. Dibawahnya ada kata-kata “Tetaplah Lapar, Tetaplah Bodoh”. Itu adalah pesan perpisahan mereka sebelum mereka pergi. Dan saya selalu berharap hal itu untuk saya sendiri. Dan sekarang, kalian para lulusan baru, saya mengharapkan itu untuk kalian.

“Tetaplah Lapar, Tetaplah Bodoh.”

Orang lapar adalah orang yang paling mampu untuk mensyukuri arti sesuap nasi. Orang lapar tahan banting. Orang lapar akan berusaha dangan segenap kemampuannya untuk meraih hidup yang lebih baik

Orang bodoh tidak punya prasangka. Orang bodoh terbuka terhadap hal-hal baru. Orang yang senantiasa merasa dirinya bodoh tidak akan pernah berhenti untuk belajar.

Tetaplah lapar. Tetaplah bodoh.

Kategori:Uncategorized