Produk Promosi Pemilu

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Ada-ada saja cara para politikus untuk meraih simpati masyarakat supaya memilih dirinya pada pemilu legislatif 2014 mendatang. Banyak dari para Caleg ini rela merogoh kocek dalam-dalam untukmemesan sejumlah atribut kampanye seperti baliho, spanduk, serta kaos, juga berbagai pernik yang bisa mereka gunakan untuk memperkenalkan diri mereka pada publik. Budget kampanye ini ternyata mempunyai nominal yang fantastis, mencapai kisaran Rp.300 juta hingga Rp.5 miliar.

Pada masa pemilu sebelumnya, budget sebesar itu biasanya untuk alokasi dana kampaye berupa banner, baliho, spanduk, dll. Namun setelah adanya pembatasan untuk memasang atribut kampanye berupa spanduk, banner serta baliho, kini para Caleg ini lebih tertarik untuk memesan atribut-atribut yang berukuran kecil serta bisa lebih menarik perhatian masyarakat. Yah, cara apapun yang sesuai peraturan KPU, pasti akan mereka maksimalkan. MEngingat untuk mendapatkan kursi di tingkat DPRD saja mereka membutuhkan minimal 3000 suara yang memeilih diri mereka.

Biasanya produk promosi untuk Caleg sebatas pada produk-produk yang sudah sering dijumpai, seperti spanduk, banner, bendera, kaos partai, dll. Namun seiring ketatnya persaingan usaha ini, produk promosi yang dibuat juga semakin berkembang dan mengarah kepada produk fungsional. Hal ini dinilai lebih menarik konsumen, khususnya para caleg, seperti misalnya kerudung, baju rohani, kemeja batik, mug, payung, topi, pin, stiker car branding, garskin handphone, dll.

 Dengan berbagai kreasi yang bisa dikembangkan, segmen pasar satu ini walaupun bisa dibilang musiman, tapi dalam sekali musim keuntungannya bisa mencapai rata-rata 70%. Tinggal bagaimana pengusaha memanfaatkan momen ini.

Kategori:Jasa

Blog = Mesin Uang

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Artikel ini sebenarnya saya ragu untuk postingkan, karena mungkin ini bukan termasuk salah satu kegiatan UKM. Tapi pada sisi lain juga bisa menghasilkan peghasilan tambahan serta bisa dilakukan oleh siapa saja pada waktu luang, jadi akhirnya terbitlah posting ini.

Kita semua tahu apa itu internet. Sebagian besar mengenal internet melalui berbagai media sosial yang sekarang ini memang sudah sangat memasyarakat. Seiring berkembanganya tren penggunaan internet ini, telah banyak sekali orang-orang yang menemukan berbagai kemudahan didalamnya. Terlebih dengan semakin banyak produk-produk gadget dengan harga terjangkau yang bisa telah memiliki fasilitas fitur yang mendukung penggunanya untuk bisa ber-internet, sehingga kini ber-internet bisa di lakukan hampir dimana saja serta kapan saja. Berbagai informasi bisa di dapat dari media bernama internet dengan mudah.

Namun belum banyak orang yang menyadari bahwa internet bukan hanya bisa memberikan informasi apa saja yang kita cari, melainkan juga bisa menjadi sumber income yang sangat menjanjikan. Salah-satunya dengan melakukan aktivitas blogging.

Seiring dengan semakin banyaknya pengguna internet, beberapa tahun ini nampak ada perubahan dari segi pemasaran berbagai produk dari berbagai jenis serta bidang usaha. Tren internet seakan menjadi barometer sebuah perusahaan. Maka bermunculan banyak sekali portal jual-beli yang menyediakan informasi-informasi berbagai produk yang di jual oleh para pemilik akun di portal jual-beli tersebut. Namun perkembangan pasar menuntut perusahaan-perusahaan untuk mencari metode lain untuk memasarkan produk mereka. Konsumen tidak lagi tertarik dengan direct selling yang isinya melulu produk dagangan.

Dari beberapa sumber yang saya dapat, aktivitas blogging sekarang ini dinilai lebih mengena. Para blogger-blogger ini, terlebih yang sudah mempunyai traffic page view yang tinggi biasanya memiliki semacam fan base yang loyal. Para blogger inilah yang sekarang ini dibidik oleh para pengusaha untuk memasarkan produk mereka.

Namun bukan sebarang blogger yang bisa mendapat penghasilan dari aktivitas mereka. Biasanya para blogger yang memenuhi syarat adalah para blogger yang rata-rata sudah memiliki traffic page view sekitar 5000 – 10.000 page viewer/bulan. Bagi sebagian orang mungkin ini dirasa sangat sulit, karena untuk mendapatkan jumlah viewer hingga minimal 5000/orang bukan perkerjaan mudah. Yah, memang ini adalah sebuah payback atas sebuah kerja keras para blogger. Semua kembali pada seberapa sering dan seberapa besar komitment para blogger bersangkutan untuk memperkaya konten blog mereka, sehingga bisa memperbesar kemungkinan para viewer menemukan mereka melalui berbagai search engine.

Tapi sekarang juga ada situs advertising yang tidak lagi membatasi minimal page viewer bagi para blogger pemula. Blogger pemula ini bisa langsung mencantumkan link iklan di blog mereka untuk mendapat komisi dari advertising ini. Biasanya komisi diberikan per-click. Jadi untuk setiap klik yang merujuk pada link iklan yang dicantumkan, maka blogger berhak mendapatkan komisi yang biasanya ditransferkan langsung ke rekening bank blogger yang bersangkutan.

Sebuah peluang yang menjanjikan dari aktivitas yang bisa dibilang sebagai hobi bukan? Tanpa terasa, dengan menulis blog sebagai hobby ternyata bisa menambah penghasilan. Bahkan banyak blogger yang menjadikan aktivitas blog mereka sebagai mata pencaharian utama mereka.

Blog Yang Disukai

Lalu bagaimana caranya untuk meningkatkan traffic page viewer dari blog yang kita miliki? Memahami ini, mari kita memahami diri kita terlebih dulu. Mari kita bertanya pada diri kita sendiri. Apa yang kita cari ketika berselancar di dunia maya? Yup. Informasi. Semua orang mencari informasi di internet. Semakin blog kita berisikan banyak informasi, maka besar kemungkinan jumlah page viewer akan meningkat.

Saat ini aktivitas blogging bagi sebagian besar orang hanya berfungsi sebagai catatan pribadi, penyimpan album keluarga, dan berbagai fungsi pribadi lainnya.

Jika kita ingin agar blog kita bisa menghasilkan uang, maka kita harus mampu menyajikan informasi kepada calon pembaca. Itu kuncinya, dan hanya itu satu-satunya cara yang saya sarankan. Memang bisa juga kita melakukan copy paste dari blog lain. Namun cara ini bisa menjatuhkan kredibilitas blog yang kita asuh. Pada awalnya mungkin bisa menarik banyak pengunjung, namun seiring waktu akhirnya kita mulai jenuh melakukan copy paste, dan pengunjung juga sudah jenuh dengan konten yang berisi materi copas.

“Sebenarnya yang menarik dari blogging itu adalah tuntutan pada diri kita sendiri untuk memahami potensi diri lalu memperdalamnya.” menurut salah satu kawan-kawan blogger saya. “Sebenarnya sama saja dengan menulis jurnal harian, tapi isinya lebih fokus pada satu bidang. Beda dengan catatan pribadi yang isinya lebih personal, jurnal harian ini membahas hal-hal yang saya kuasai, dan setiap  hari saya dipaksa untuk terus memperbarui pengetahuan saya” lanjutnya.

Yup. Blog yang lebih terarah memang mengandung lebih banyak informasi. Misalnya kita sangat menyukai dunia kuliner. Kita bisa menjadikan kuliner menjadi tema utama blog yang kita asuh. Konten semacam menu masakan, tips memasak, referensi tempat kuliner, dll. “Saya ga pernah ngerasa ini sebagai pekerjaan. Saya lebih merasa saya cuma menjalankan hobi, cuma bedanya saya dibayar untuk menjalankan hobi saya” sambil tertawa lepas..

So, tertarik untuk menjadi blogger?

Ayam Kampung Super

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

“Ayam persilangan antara ayam kampung dengan ayam ras. Solusi alternatif mengakali krisis pasokan ayam kampung, juga alternatif pengganti daging sapi”

Selama ini kita cuma mengenal ada 2 jenis ayam konsumsi yang di jual di pasaran, yakni ayam kampung, dan satu lagi adalah ayam ras. Namun belakangan ini mulai dikenal juga Ayam Kampung Super, Ayam Jawa Super, Ayam Sunda Hebat, sebutannya berbeda untuk daerah tertentu. Tapi oleh para pengamat agribisnis ayam jenis ini masuk kategori ayam kampung, namun dengan berbagai keunggulan yang tidak dimiliki oleh ayam kampung biasa, karena memang merupakan hasil persilangan.

Ayam jenis ini merupakan hasil silang antara ayam kampung dengan ayam layer petelur ras. Ayam kampung yang di pakai sebagai pejantan tentu berbeda-beda, tergantung ayam kampung yang ada di daerah masing-masing. Bahkan kadang juga bisa dari ayam bangkok. Kreatif bukan?

Munculnya ayam jenis ini besar kemungkinan dilatar belakangi oleh kurangnya pasokan ayam kampung untuk memenuhi permintaan rumah makan-rumah makan yang menyuguhkan menu ayam kampung. Peluang ini kemudian lahir di tengah-tengahnya. Dan semakin hari usaha ini semakin berkembang pesat dengan jumlah persaingan yang belum ketat. Hal ini mengingat belum banyak breeding-breeding besar yang melirik sektor ini.

Prospek usaha ini memang taidak pernah ada matinya, karenanya sektor ini akan terus berkembang. Namun, yang namanya usaha pastinya dibutuhkan kerjasama antara penjual dan peternak. Misalnya, mereka harus mengantisipasi lonjakan permintaan pada momen-momen tertentu seperti Natal dan Idul Fitri.

Kelebihan

Ayam kampung jenis ini memiliki tekstur daging mirip dengan ayam kampung biasa. Hanya saja bulu ayam jenis ini lebih tebal dari ayam kampung biasa. Masa panen leih cepat, antara 55-60 hari, dan bisa menghasilkan telur hingga 180 butir per-induk pertahunnya. Selain cara pemeliharaannya lebih mudah, angka kematiannya juga kecil, jauh lebih kecil dibanding ayam jenis lainnya. Kondisi fisiknya lebih kuat, sehingga bisa di ternakkan di dataran rendah maupun dataran tinggi. Selain itu kotorannya juga tidak terlalu menyengat hidung :).

Pemasaran

Sudah bukan rahasia jika permintaan pasokan daging ayam pada hari-hari tertentu seperti Idul Fitri dipastikan meningkat. Namun pada hari-hari biasa, permintaan ayam kampung super ini cukup berpotenti pada pasar restoran juga supermarket. Mereka biasanya memesan ayam-ayamkampung super dengan kriteria berat antara 7-9 ons per ekor. Diluar itu permintaan pasar tradisional juga tidak kalah tinggi. Bahkan di beberapa supermarket memasang label kualitas A untuk ayam kampung super, dan kualitas B untuk ayam kampung biasa.

Sekarang ini (2013) harga DOC ayam kampung super berada di kisaran Rp.4.200-5.000/ekor. Sedangkan untuk yang sudah siap konsumsi berkisar Rp.20.000-22.000/ekor pada hari-hari biasa, sedangkan pada momen tertentu harganya bisa mencapai Rp.28.000/ekor. Harga terseut adalah harga jual pada kondisi hidup.

Meski pemasaran ayam kampung super sudah meluas hingga ke Sumatera, Kalimantan, dan Papua, konsumsi terbanyak tetap dari Jakarta dan Bandung. Pengiriman biasanya menggunakan kardus yang sudah diberi lubang udara.

Kunci sukses usaha ayam kampung super ini lebih terletak pada usaha penetasan DOC. Jika pasokan DOC terhenti, maka seluruh rantai pasokan juga terhenti. Sayangnya hingga sekarang belum banyak pembibit yang secara kntinyu menyediakan bibit ayam kampung super. Sehingga ada baiknya pelaku pembesaran mencari pemasok DOC yang terpercaya dan sudah bertahan cukup lama agar pasokannya juga bisa stabil.

Bagi pemula ada baiknya memulai dari usaha pembesaran ayam kampung super, karena pada usaha pembibitan memerlikan ketelitian dan kesabaran, serta pastinya membutuhkan mesin tetas telur yang harganya masih sangat tinggi.

Kemitraan

Mengingat banyaknya praktek penyimpangan yang hanya menguntungkan salah satu pihak, sebaiknya perusahaan besar berbadan hukum bermitra dengan peternak yang bergabung dalam koperasi. Sehingga badan hukum berhubungan dengan badan hukum.

Jika perusahaan besar berurusan dengan peternak secara individual, seperti pola inti plasma, sebenarnya ini adalah salah satu bentuk perbudakan modern. Kalau memang mau bermitra dalam pola inti plasma biasanya akan dipekerjakan sebagai buruh, dengan konsekuensi UMR, tunjangan hari tua, dll. Pola inti plasma merupakan akal licik para pengusaha bermodal besar untuk memeras keringat peternak.

Kalaupun peternak tidak bermitra dengan siapapun, para peternak bisa membentuk kelompok tani/ternak dan membentuk badan hukum. Jadi, jika ada permintaan besar dan menuntut legalitas bisa langsung disanggupi.

Namun ada juga pengusaha yang menjalin kemitraan dengan peternak  kecil dengan sistem yang bereda. Dalam sistem usaha tersebut pelaku usaha besar menyediakan bibit dan pakan kepada para peternak kecil. Nanti para peternak kecil ini yang melakukan perawatan, karena memiliki tempat. Selanjutnya hasil dari peternak tersebut dibeli lagi oleh si pelaku usaha besar.

Gimana kawan, tertarik?

Ulasan singkat mengenai cara pembibitan serta pembesaran ayam kampung super ini nanti akan menyusul dalam artikel selanjutnya 🙂

Sepatu Kualitas “Branded”

Agustus 31, 2013 1 komentar

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Keberadaan sepatu tidak lepas dari kebutuhan setiap orang untuk menunjang aktivitasnya. Seperti produk fashion lainnya, sepatu juga mengalami perkembangan tren model, yang biasanya mengacu ke brand sepatu luar yang lagi dikenakan artis luar negeri.

Sepatu branded memang masih jadi incaran, khususnya buat kaum berduit, itu membuat para produsen sepatu lokal sekarang berlomba-lomba membuat sepatu yang membuat hasrat dan selera knsumen yang menyukai model sepatu branded namun memberikan pilihan harga yang lebih bersahabat. Para produsen ini membuat sepatu dengan kualitas bahan yang hampir sama dengan yang asli, tentunya dengan beberapa pengembangan inovasi.

Di pasaran banyak kita jumpai sepatu yang meniru model branded dengan berbagai tipe dan kualitas sepatu KW, mulai dari yang reject, sepatu replika, KW super, KW 1, KW 2, juga KW 3. Yang reject itu artinya sepatu yang asli, tapi tidak lolos dalam proses quality control, sehingga ditolak oleh pemegang merek.

Sepatu replika sedikit berbeda. Bukan sepatu reject, tapi modelnya sangat menyerupai sepatu yang asli, baik dalam kualitas bahan, warna, jahitan, serta detail rancangannya. Dan perbedaan dengan KW super tentu saja pada tingkat kualitasnya yang semakin menurun, berurutan dengan KW 1, KW 2, serta KW 3. Biasanya sepatu-sepatu seperti ini di impor dari China maupun Korea, serta produsen lokal yang menyasar pangsa pasar menengah bawah. Menghadapi persaingan yang ketat dengan produk impor yang produksinya di buat secara masal tersebut, kini mulai banyak produsen sepatu lokal yang memproduksi sepatu dengan sentuhan inovasi yang memberikan pilihan lain bagi konsumen yang biasa membeli sepatu branded, apalagi harga jualnya leih terjangkau. Namun ada juga yang berani menawarkan harga jutaan rupiah karena desainnya yang eksklusif, cutomized dan limited.

Dengan memberikan pilihan model sepatu yang tampilannya seperti branded, kini produk sepatu lokal juga semakin banyak diminati. Bahkan banyak pelaku usaha yang membuat jenis sepatu yang masih jarang pelakunya, seperti sepatu boot misalnya.

Kelebihan Sepatu Lokal

Bagi produsen sepatu lokal yang kualitasnya seperti branded secara otomatis mempunya nilai plus dalam segi kenyamanan, keamanan, serta kesesuaian sepatu dengan bentuk kaki orang indonesia yang tentu sudah sangat mereka paham. Karenanya bahan baku yang digunakan rata-rata berkualitas dengan menggunakan kulit sapi maupun kambing asli impor seperti Perancis dan Italia. Selain itu juga bisa menggunakan bahan kanvas, kulit buaya, dan lainnya. Begitu juga sol sepatu biasanya dari bahan karet, seperti karet molded, karet EVA, dan karet mentah. Kontrol kualitas juga penting, sehingga tidak terjadi seperti salah jahit, atau lem tidak rapi, apalgi jika sol tidaj merekat dengan sempurna.

Menariknya, pelaku usaha sepatu lokal yang menyasar kelas menengah atas ini membuat produknya dalam jumlah terbatas, lebih sedikit dari produk branded. Hal ini memberikan daya tarik sendiri bagi konsumen, karena tidak pasaran…

Hmmm…. Tertarik untuk mencoba bidang ini kawan?

Kategori:Fashion

Event Organizer Musik?

Agustus 28, 2013 1 komentar

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Pengaruh demam musik Korea, atau kerennya Korean Pop yang melanda masyarakat Indonesia, khususnya remaja membuat jasa event organizer (EO) kebanjiran proyek. Karenanya juga, bisnis EO ini juga makin diminati, karena kondisi ini banyak dimanfaatkan oleh berbagai kalangan untuk membuat event yang menarik untuk masyarakat. Seperti kalangan korporat yang ingin memperkenalkan produknya lewat event musik.

Dunia entertainment, khususnya musik memang menjanjikan. Setiap acara musik, apalagi jika mendatangkan artis-artis ternama pasti akan mendatangkan pengunjung yang tidak sedikit. Tak heran jika event tersebut juga menjadi sarana promosi terutama oleh kalangan korporat maupun spnsor event tersebut. Untuk membuat konser musik berjalan lancar dan sukses juga dibutuhkan jasa EO yang semakin menggurita beberapa tahun terakhir ini. Dalam menawarkan jasanya, kabanyakan EO tidak membuat spesifikasi pelayanannya, dan ada juga yang justru fokus mengurus satu jenis event, salah satunya musik saja. Dari beragam jasa yang di tangani EO, saat ini yang sedang berkibar adalah penyelenggaran EO di bidang hiburan musik.

Untuk mengawali usaha EO, enaknya tak per;u modal besar. Dengan modal minim sekalipun, pelaku usaha bisa mengerjakan sebuah proyek.

Dalam hal ini, keberhasilan membuat sebuah acara diperngaruhi oleh team work yang baik dan solid. Karenanya, dalam merekrut team work baiknya yang sudah berpengalaman di bidang EO, minimal pernah menjadi freelance dalam sebuah EO. Karena dengan menggunakan karyawan yang sudah pernah bergelut di bidang EO, sudah pasti mereka sudah punya jiwa mengelola acara dengan baik.

SISTEM

Ada banyak sistem kerja yang biasa di gunakan. Diantaranya sistem kerja full, dengan menangani segala keperluan acara dari yang kecil sampai yang besar. Yang lain adalah hanya dengan membuat konsep dan eksekusi konsep acara dari awal hingga akhir, sedangkan masalah sponsor, promosi, dan penjualan tiket ditanggung sepenuhnya oleh klien.

Setiap sistem pastinya punya kelebihan juga kekurangan masing-masing. Pada sistem kerja full, biaya jasa EO yang ditentukan kepada klien memang kecil, karena pihak EO bisa mencari sendiri dan bisa meraih keuntungan dari sana. Sedangkan sistem konsep acara dari awal hingga akhir hanya mendapatkan keuntungan dari tarif event yang di tentukan kepada klien saja

PUNYA BANYAK RELASI

Tidak bisa dipungkiri, usaha EO merupakan usaha yang sangat bergantung pada kepercayaan pelanggan. Karenanya, para pelaku yang menjalankan usaha EO harus pintar-pintar mencari dan menjaga relasi yang merupakan aset usahanya. Hal ini karena dukungan relasi bisnis, baik klien maupun sponsor merupakan kunci sukses atau tidak-nya acara yang diselenggarakan.

Bagi para pemula, relasi bisa dibangun saat mengerjakan event, sehingga jalinan bisnis bisa terbentuk dengan sendirinya. Menggaet relasi memang bukan pekerjaan mudah. Ada beberapa faktor yang membuat klien dan sponsor tertarik pada sebuah jasa EO. Tahapan awal adalah pembuatan proposal kerja sama yang menarik. Untuk bisa menggaet sponsor, pengusaha EO juga harus mencari sponsor yang memahami pasar. Sejauh ini perusahaan rokok yang paling sering mensponsori acara konser musik. Tapi bukan berarti semua perusahaan rokok mau mengeluarkan uang untuk mendukung acara Eo tersebut. Setiap artis mempunya segmen pasar tersendiri, sehingga harus dicari sponsor yang memiliki segmen yang sama. Pihak sponsor hanya mau keluar uang jika target pasarnya tercapai. Yaitu berapa besar uang yang dikeluarkan, dan berapa banyak iklan yang dilihat orang yang menjadi sasaran pasarnya.

Selain memiliki jaringan relasi klien dan sponsor, sebaiknya pelaku usaha juga memiliki hubungan relasi dengan penyedia peralatan, seperti sound system, pangung, hingga penyedia jasa keamanan. Dengan begitu, sudah pasti pelaku usaha akan mendapatkan harga spesial dalam penyewaan barang.

Intinya, untuk menjalani usaha EO sebaiknya diawali dengan membuka jaringan relasi yang baik, sehingga mampu membantu segala persoalan yang ada di kemudian hari dalam hal pengerjaan sebuah poyek.

STRATEGI PEMASARAN

Untuk memperkenalkan jasa EO-nya pertama kali, pelaku usaha bisa melakukan banyak cara. Salah satunya internet, iklan media massa, dll. Namun promosi yang paling ampuh dalam bisnis EO ini adalah melalui rekomendari dari klien yang pernah menggunakan jasanya, karena bisis EO ini merupakan bisnis yang sangat mengandalkan kepercayaan klien.

Tapi, berhubung bisnis EO ini merupakan bisnis yang sarat kreativitas, pelaku usaha harus lebih memacu dirinya untuk menghasilkan sebuah ide cemerlang. Hal ini di karenakan bisnis EO ini adalah bisnis komunikasi dan hiburan, sehingga kepuasan dan ketertarikan menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Kreativitas memang tidak harus selalu orisinil. Mengembangkan sebuah ide yang sudah ada juga bukan sebuah masalah.

Kategori:Jasa

Budidaya Sidat

Maret 26, 2011 11 komentar

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Tidak banyak orang yang tahu apa itu sidat. Namanya memang berbeda-beda di setiap daerah. Ada yang menyebutnya ikan moa (Betawi), ikan lubang (Sunda), ikan pelus (Lampung), dan lainnya. Meski bukan komoditas baru di bidang perikanan, namun karena tidak banyak di budidayakan, maka popularitasnya kalah dengan ikan konsumsi lainnya. Padahal di negara lain seperti Jepang dan Korea ikan sidat ini menjadi lauk favorit di restoran dimana mereka menyabutnya sebagai unagi.

Jenis Sidat

Di dunia ada 18 jenis sidat dan 7 diantaranya ada di Indonesia. Namun diantara 7 jenis itu hanya 2 jenis yang paling populer dan memiliki potensi besar untuk di budidayakan. Bicolor adalah salah satu jenis sidat yang sumber bibitnya berasal dari Jawa (Sukabumi, Cilacap, Jember) dan bibit terbaik banyak ditemukan di sekitar Pelabuhan Ratu, sukabumi, Jawa Barat. Sidat yang memiliki warna hitam kecoklatan polos ini juga sering disebut dengan sidat anjing yang sangat diminati orang Jepang.

Sementara itu jenis sidat lain yang populer adalah dari jenis marmorata. Sidat jenis ini berwarna hitam kecoklatan dengan corak seperti batik, sering juga disebut dengan sidat kembang. Sumber bibit umumnya diluar pulau Jawa seperti Sulawesi dan Kalimantan. Namun bibit terbaik banyak ditemukan di Poso. Menariknya harga jual Marmorata 2-3 kali lebih mahal dari jenis bicolor dan lebih disukai orang Indonesia, Korea dan Taiwan.

Sekilas sidat nampak mirip dengan belut, namun tubuh sidat lebih memanjang dan memiliki kapala berbentuk segi tiga serta memiliki empat sirip dibagian dada yang sering disebut telinga, dubur, punggung dan ekor. Memiliki sisik yang sangat halus dan tubuhnya ditutupi lendir.

Sidat memiliki siklus hidup di laut akan memijah dan akan berpindah ke muara dan hidup di sungai sejak menetas hingga dewasa. Saat migrasi inilah bibit sidat di tangkap di genangan air payau hingga sungai untuk kemudian dibesarkan di kolam pembesaran dan diberi pakan secara intensif hingga umur dewasa dan siap dijual ke pihak eksportir.

Mungkin karena keterbatasan, pemijahan sidat masih terjadi secara alami yang membuat pembudidaya pembesaran sidat tidaklah banyak. Padahal ketersediaan bibit sidat di Indonesia sangatlah melimpah. Dalam sekali memijah sidat bisa mengeluarkan hingga jutaan telur. Puncak berpijah sidat jenis Bicolor terjadi bulan Mei dan Desember, sedangkan Marmorata di bulan Oktober.

Harga

Masyarakat Indonesia masih belum banyak yang mengetahui bahwa harga bibit hingga sidat dewasa sangatlah mahal. Harga sekilo sidat Marmorata di Jakarta bisa mencapai Rp.900 ribu (isi 6000 ekor), dan Elver Rp.550 ribu (isi 100 ekor).

Meski tergolong mahal, harga sepertinya tidak ada artinya bagi warga ekspatriat yang tinggal di Indonesia, apalagi orang-orang Jepang dan Korea. Bahkan di Jepang, sidat menjadi menu favorit yang disajikan dengan berbagai olahan seperti Kaboyaki, Pilet, Sidat Asap, hingga nuget. Sidat memiliki kandungan vitamin A 45 kali lebih tinggi dari susu sapi. Begitu juga dengan DHA sidat mencapai 1373 mg/100 gram, sementara ikan salmon saja hanya 748 mg/100 gram, serta dipercaya dapat meningkatkan vitalitas pria dewasa. Di Indonesia sidat juga bisa ditemukan di supermarket kelas menengah atas dengan harga Rp.86 ribu (sekitar 25-40 gram). Selain itu banyak juga restoran Jepang dan Korea yang banyak menyajikan sidat.

Permintaan Banyak

Permintaan sidat di pasar lokal cukup banyak. Begitu juga dengan permintaan ekspor sidat dari Jepang meningkat menjadi 2000 ton di tahun 2011. Hal ini dikarenakan Jepang telah menutup akses impor sidat dari Taiwan dan China yang tercemar bakteri patogen. Dengan demikian tentu permintaan sidat ke Indonesia akan meningkat tajam. Dari kebutuhan sidat di Jepang 60 ribunya masih belum terpenuhi, padahal di Jepang juga punya jenis sidat Japonica sp.

Kabar baiknya lagi, petani sidat juga masih sedikit, padahal persediaan bibit tidak terbatas di sepesisir laut Jawa, Sulawesi dan Kalimantan. Selain itu, pemerintah juga telah melarang ekspor bibit sidat keluar negeri yang tertuang dalam PerMen 18/2009.

Namun sayang, saat ini banyak pondok-pondok yang didirikan warga Jepang dan Korea di daerah Pelabuhan Ratu, Sukabumi Jawa Barat yang berfungsi ganda sebagai tempat penampungan bibit dari masyarakat sekitar untuk dibesarkan di kolam pembesaran milik asing dan dibuat berbagai macam produk olahan sidat yang kemudian di ekspor ke negaranya masing-masing.

Kiat Pembesaran

Seperti telah diungkapkan sebelumnya bahwa pemijahan terjadi secara alamiah di laut, dan bibit masih tergantung pada hasil tangkapan masyarakat di daerah pesisir pantai, muara, sungai hingga genangan air payau. Dalam memilih bibit sidat yang lincah dan segar harus diketahui proses penangkapan bibit tersebut. Penangkapan dilakukan pada malam hari dengan mengejutkan bibit sidat menggunakan kayu beraliran setrum kecil dari aki sebagai sumber listriknya. Sengatan listrik ini tidak mengenai bibit dan untuk menggiring bibit masuk kedalam jaring saja. Jika bibit terkena sengatan listrik, pertumbuhannya tidak akan bagus.

Budidaya Jambu Biji Mutiara

Maret 10, 2011 16 komentar

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Hadirnya jambu biji mutiara asal Thailand yang baru dikembangkan sejak tahun 2009 lalu rupanya diterima baik oleh masyarakat. betapa tidak, jambu biji berdaging putih ini rasanya sangat manis, banyak air dan berbiji sedikit. Pantas saja pakar buah dan perkebunan yakin varietas jambu biji ini akan meroket dan menjadi primadona dalam beberapa tahun kedepan. Ukurannya lebih besar 0,3-0,7/butir dan memiliki 3-4 biji dalam daging buahnya.

Bibit jambu biji mutiara didatangkan langsung dari Thailand oleh Narin Watana Anurak, penangkar dan pembibit buah asal Thailand yang lama menetap di Karawang. Awalnya hanya mencoba-coba, namun ternyata jambu biji mutiara itu tumbuh subur di Karawang. Setelah itu baru kemudian Ia mengenalkan pada petani setempat pada tahun 2009.

Lebih Unggul

Jika dibandingkan dengan jambu biji kristal asal Taiwan yang diminati di supermarket dan toko buah, tentu jambu biji mutiara ini memiliki peluang yang lebih bagus. Alasannya biji jambu mutiara ini lebih sedikit, bahkan bisa dibilang tidak ada bijinya, sedangkan jambu biji kristal memiliki 3% biji dalam buahnya. Rasa jambu biji mutiara juga lebih manis.

Bagi petani, jambu biji mutiarapun lebih diminati, karena perawatan yang mudah dan tanaman ini cukup rajin berbuah. Menariknya lagi, jambu ini juga bisa dijadikan tanaman buah dalam pot (tambulampot) dan sudah bisa dipanen mulai 7 bulan sejak ditanam. Namun setiap pemilik kebun memiliki teknik yang berbeda, sehingga waktu panennya juga berbeda-beda.

Jambu biji mutiara memiliki warna kulit yang hijau muda mengkilap karena dilapisi lapisan lilin sehingga tidak disukai serangga, dagingnya berwarna putih dan buahnya berbentuk bulat seperti apel dan rasanya lebih renyah dan banyak air. Jambu jenis ini juga bisa tahan hingga 5 hari setelah dipetik pada suhu ruang dan bisa 2-3 minggu jika disimpan di pendingin.

Yang unik adalah bahwa buah ini memiliki bentuk yang berbeda tergantung buah itu tumbuh. Jika buah tumbuh pada cabang muda maka bentuk bulatan buahnya menjadi tidak rata (bergelombang). Sedangkan juka buah tumbuh pada cabang tua, maka bulatan buahnya lebih mulus dan tidak bergelombang. Agar lebih mempercantik penampilan buah, sebaiknya buah jambu dibungkus dengan plastik sejak ukuran buah sebesar telur puyuh. Tujuannya adalah supaya kulit lebih berwarna hijau muda cerah dan mulus.

Prospek

Karena terbilang masih varietas baru, belum banyak petani yang menanam jambu jenis ini secara besar-besaran. Sampai saat ini masih bisa dikatakan jumlah pembudidaya jambu mutiara ini masih sangat terbatas, sedangkan permintaan pasar sudah cukup besar.

Teknik  Budidaya

Buah dengan kandungan vitamin C cukup banyak ini bisa ditanam baik di dataran rendah hingga dataran tinggi, namun tidak tahan dengan serapan air asin, sehingga tidak cocok ditanam dekat laut. Paling tidak tanaman ini ditanam pada ketinggian antara 500-1200 mdpl. Namun jika ditanam di dataran tinggi yang cukup dingin bisa menghambat pertumbuhan buah. Adapun suhu idealnya sekitar 23 -28 derajat dengan tingkat curah hujan 1000-2000 mm/tahun.

Jambu biji mutiara idealnya ditanam dengan jarak tanam 2-3 meter antar tanaman. Maka jika dari lahan 1 hektar bisa ditanam antara 800-1100 pohon. Sebagian besar pembudidaya jambu biji mutiara menanam bibit dari hasil cangkok maupun okulasi. Bibit hasil cangkok biasanya berbuah lebih cepat namun tanaman akan lebih cepat mati dan kurang kokoh karena berakar serabut sehingga perlu disanggah menggunakan kayu. Berbeda dengan bibit hasil okulasi, meski membutuhkan waktu lebih lama untuk berbuah, namun umur tanaman bisa lebih panjang dan lebih kokoh karena berakar tunggang. Satu batang bibit ukuran 40 cm dijual dengan harga Rp.35 ribu/batang.

Sebelum ditanam, lahan diberi pupuk kandang sebanyak 2 ton/hektar. Lalu bibit ditanam dengan jaran 3×3 meter dan selama pemeliharaan tanaman cukup disiram seminggu sekali. Agar kebutuhan nutrisi tanaman terpenuhi pemupukan dengan pupuk kandang 2 bulan sekali sebanyak 4 ton/hektar dan pada bulan ke-4 bisa diberikan KCL atau Goldstar maupun probiotik untuk merangsang pembungaan dan pembuahan. Pohon jambu biji mutiara ini bisa tumbuh hingga mencapai ketinggian 6 meter, untuk itu setiap 23- bulan lakukan pemangkasan tajuk atas sehingga pohon tumbuh kesamping.

Dalam waktu 7 bulan setelah ditanama, jambu biji mutiara sudah bisa dipanen dengan ukuran jambu 300-800 gram dan ukuran yang paling diminati adalah 500 gram/buah. Di tahun pertama satu pohon bisa berbuah hingga 50 kg/tahun, dan meningkat di tahun kedua hingga 100 kg/pohon/tahun.

Pemasaran

1 kg jambu biji mutiara di jual dengan harga Rp.12 ribu ditingkat petani, dan Rp.15 ribu di toko/swalayan. Permintaan jambu biji mutiara ini sangat tinggi. Dari 1 toko buah saja bisa meminta rata-rata 50 kg buah/hari. Sementara ini pemasaran memang masih terbatas di seputaran pulau jawa saja, yang artinya masih banyak peluang untuk daerah lain.

Kendala

Jambu biji selama ini belum ada yang bersertifikat, karena pemerintah sendiri yang menyulitkan proses sertifikasi. Padahal banyak pelaku usaha pembibitan yang masih skala kecil. Berbeda dengan pemerintah Thailand yang banyak memberi kemudahan pada proses administrasi agribisnis.

Adapun hama yang biasa menyerang antara lain belalang, ulat daun bulu, dan semut. Untuk mengatasinya bisa diberikan insektisida berupa Curacron sebanyak 1 tutup botol (10 ml) yang di encerkan dalam 4 liter air. Untuk belalang biasanya akan kabur ketika proses penyemprotan. Sedangkan penyakit yang menyerang biasanya terjadi pada musim hujan berupa jamur yang menyebabkan karat batang. Ini bisa diatasi dengan penggunaan fungsida berupa Antracol atau Decis. Dalam perkebunan sebaiknya penyemprotan dilakukan sebulan sekali atau ketika terserang disemprot seminggu sekali secara bergantian.

Lebih Untung Menjadi Pembibit

Jika dibandingkan dengan pembudidaya, usaha pembibitan akan lebih menguntungkan, sebaba lebih mudah, lebih cepat laku, dan tidak perlu lahan yang luas karena bisa menggunakan polybag. Harganya juga lebih mahal perbatang ketimbang buah jambunya. Bahkan meski lokasi kebun pembibit berada di pelosok, akan tetap dicari orang yang membutuhkan bibit. Apalagi permintaan sangat tinggi namun pelaku pembibitan belum banyak. Maka jia pembudidaya buah bertambah, maka akan diperlukan bibit dalam jumlah besar.

Menjadi pembibit jambu biji mutiara bisa mendatangkan omset hingga Rp.100 juta dari perkiraan lahan seluas 1,3 hektar dengan tingkat keuntungan 90% atau Rp.90 juta. Sedangkan bagi pembudidaya buah yang menanam sebanyak 840 pohon diatas lahan 1 hektar omset perbulannya sekitar Rp.42 juta dengan keuntungan sekitar 17%.