Beranda > Aneka Tips, Pertanian dan Peternakan > Teknik Memijah Indukan Lele

Teknik Memijah Indukan Lele

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Persiapan Kolam Terpal

Buat kolam terpal untuk pemijahan induk dengan ukuran kolam 3 x 4 x 0,8 meter. Adapun bahan yang diperlukan diantaranya terpal jenis A3 ukuran 3 x 4 meter, bambu, kawat, patok, dan paku. Untuk menghilangkan bau terpal, rendam terpal dalam air sekitar 3 hari agar higienis. Ratakan tanah/lahan yang akan dipakai untuk mendirikan kolam terpal, jangan ada benda tajam seperti paku dan ranting.

Dirikan patok yang terbuat dari bambu setinggi 1 meter yang ditancapkan pada tanah di empat sudut berbeda dengan jarak panjang 4 meter dan lebar 3 meter. Lalu ikat bambu yang sudah dibelah dua sepanjang 4,2 dan 3,2 meter pada tiang-tiang patok sebagai penyangga dinding kolam. Pasang terpal membentuk segi empat di dalam rangka bambu, ujung terpal di ikat kuat-kuat dengan kawat ke patok. Karena nantinya terpal akan di isi air, maka pastikan rangka kolam terpasang dengan kuat.

Setelah itu kolam terpal diisi air dari mata air atau air tanah dan diberi pupuk kotoran ayam sebanyak 100 gram/meter persegi dan di diamkan selama 6 hari. Setelah 6 hari kolam akan berwarna hijau kecoklatan yang akan tumbuh zooplankton dan pithoplankton sebagai pakan alami lele.

Letakkan hapa (jaring tempat pemijahan) ditengah kolam dengan ukuran 2 x 1 x 0,8 meter yang bisa menampung 2 indukan betina dan 1 jantan. Agar tidak goyang di dasar hapa diberikan pemberat berupa bambu atau kayu. Letakkan kakaban (ijuk yang dijepit kayu ukuran 4 x 150 cm) sebagai tempat menempelnya telur dalam hapa yang kemudian di isi dengan air setinggi 15-30 cm. Masukkan indukan jantan dan betina secara bersamaan.

Pemijahan

Setelah kolam dikondisikan selama 6 hari induk kemudian dimasukkan. Berat induk 0,5-1 kg/ekor. Padat penebaran induk lele adalah 4-6 ekor/meter persegi. Perbandingan induk betina dan jantan yang akan dipijah adalah 2:1. Induk betina yang sudah matang gonad, secara fisik ditandai dengan perut yang membesar dan lembek, tonjolan alat kelamin membulat dengan warna merah keungu-unguan dan tampak membesar, bila dilihat secara kasat mata warna telur terlihat hijau tua bening atau coklat kehijau-hijauan, tulang kepala agak meruncing, gerakannya lamban. Sedangkan induk jantan ditandai dengan warna tubuh yang mencolok dari betina, yaitu terlihat kemerahan pada sirip punggung, dengan bentuk genital yang meruncing dan memanjang melebihi ujung sirip anal yang letaknya berdekatan dengan anus, tulang kepala lebih mendatar dibandingkan dengan induk betina, perut tetap ramping dan gerakannya tetap lincah. Jika diurut secara perlahan pada bagian kelaminnya akan mengeluarkan sperma seperti cairan susu yang kental. Pemijahan lele Sangkuriang secara alami ini biasanya dilakukan pada malam hari.

Setiap hari induk diberi pakan berupa pelet dengan kandungan protein minimal 30% sebanyak 5%/hari dari berat total tubuh induk. Jika jumlah indukan dala kolam berjumlah 3 ekor (2 betina, 1 jantan) berat sekitar 3 kg maka pakan yang diberikan tiap hari sekitar 150 gram.

Pemijahan dilakukan pada sore hari dan biasanya perkawinan terjadi pada malam hari. Dari satu indukan lele sangkuriang bisa menghasilkan 10 ribu ekor benih. Telur-telur di kakaban diangkat secara hati-hati dan dipindahkan ke kolam penetasan. Kakaban diletakkan dengan posisi rata dan semua permukaan kakaban harus terendam didalam air. Jika ada telur yang tidak terendam bisa dipastikan tidak akan menetas. Selama penetasan harus dilakukan pengontrolan guna mencegah binatang liar seperti kodok dan ular masuk kedalam kolam penetasan yang dapat memangsa telur ikan.

Selanjutnya telur akan menetas setelah 30-36 jam sejak pembuahan. Kisaran suhu yang baik untuk penetasan adalah 27-30 derajat. Setelah telur menetas benih akan berkumpul di dasar kolam terpal. Selanjutnya kakaban harus segera diangkat secara hati-hati. Jika pengangkatan kakaban terlambat, telur yang tidak menetas akan membusuk dan menyebabkan kualitas air menurun yang pada akhirnya akan membahayakan benih yang baru menetas.

Jumlah telur pertama memijah sekitar 20-50 ribu butir telur dan tingkat keberhasilan menetas 90%. Telur yang sudah menetas selanjutnya menjadi nener (benih kecil ikan lele) dalam jangka waktu 3-5 hari setelah pemijahan.

  1. airul
    Desember 30, 2010 pukul 6:36 am

    JUAL INDUKAN LELE + OVAPRIM

    HARGA PER PAKET

    KODISI IKAN SEHAT, SIAP TELUR, & ADA YANG SIAP DIBUAHI ( HAMIL TUA ) KWALITAS TERJAMIN

    BAGI YANG BERMINAT HUBUNGI

    0881 507 10 90 ( SMART )

    0821 42 47 94 10 ( SIMPATI )

    LOKASI DI GRESIK JAWA TIMUR

    SIAP KIRIM KE TEMPAT ANDA

  2. abyryant
    Maret 18, 2011 pukul 8:38 am

    pak saya coba tetasin lele tapi gagal total padahal semua teori udah pas semua dan kematangannya kenapa ya pak

  3. toro
    Mei 12, 2011 pukul 12:58 pm

    abyryant: secara nyata teori dan praktek itu berbeda.menurut saya lebih baik anda konsultasi pada peternak lele didaerah anda. karena berbeda tempat maka cara yang digunakan juga berbeda.
    semoga sukses.

  4. andy
    September 15, 2011 pukul 11:33 pm

    UD. NABILA LELE

    Kami petani lele dari Sleman-Yogyakarta yang sudah berpengalaman. Kami menjual induk dan bibit lele sangkuriang berbagai ukuran. Melayani pengiriman keluar kota dan luar pulau. Alamat : Jl. Kaliurang Km 13,5 Sleman-Yogyakarta.
    Bibit lele yang kami hasilkan adalah bibit lele berkualitas, telah terbukti dengan penanganan yang baik dan benar bibit lele hasil dari produksi kami dapat berkembang dengan baik dan cepat pertumbuhannya. Berikut kami informasikan data dari tempat usaha pembibitan lele kami :
    Jenis : Sangkuriang (Sertifikat)
    Sistem : Intensif.
    Pemijahan : Alami.
    Sumber air : Air tanah / sumur.
    Kolam : Terpal dan semen
    Pakan : Cacing sutra.
    Pengangkutan:Dikemas dlm kotak styrofoam penahan panas, tahan sampai 19 jam.
    Kota tujuan : Seluruh Indonesia.
    Kapasitas pengiriman :
    UKURAN : KAPASITAS / Ekor / BOX :
    2-2 cm : 15.000.
    2-3 cm : 8.000.
    3-4 cm : 7.000.
    3-5 cm : 5.000.
    4-6 cm : 4.000
    5-7 cm : 3.000
    Induk : 15.
    Untuk informasi harga murah berkualitas silahkan contak person Andy 085753563403 / 081227354545, kunjungi blog kami di http://www.mbenih.blogspot.com atau datang langsung ke lokasi pembibitan kami di Jl.Kaliurang Km 13,5 Sleman (10 meter selatan Honda AHASS)
    Datang….Lihat dan tentukan keputusan yang terbaik bagi anda…..

    Catatan :
    Cara mempersiapkan air kolam terpal/semen sebelum bibit ditebar :
    a) Masukkan air setinggi 30 cm dengan cara dipercikkan
    b) Tebar garam ikan/garam grasak 100 g / m2
    c) Diamkan selama 3 hari
    d) Masukkan urea 10 g / m2 dan katalis plankton (probiotik) yang mengandung bakteri nitro (Em4, Sell multi) dosis 10 ml / m2
    e) Diamkan selama 5 hari sampai air berubah warna kuning kehijauan
    f) Volume air ditambahkan hingga 60 – 70 cm dan bibit siap ditebar.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: