Beranda > Jasa > Usaha Modifikasi Motor

Usaha Modifikasi Motor

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Bertumbuhnya angka penjualan sepeda motor nasional pada tahun 2010 yang melampaui 7 juta unit atau melesat dibandingkan realisasi 2009 yang hanya tercatat 5,8 juta unit, memberi celah peluang yang semakin besar bagi usaha modifikasi motor. Peningkatan pengguna sepeda motor ini juga berbuntut pada meningkatnya jumlah bengkel motor di Indonesia, termasuk bengkel modifikasi yang sekarang lagi tren di kalangan anak muda dan peng-hobi kendaraan roda dua. Apalagi banyak pengendara sepeda motor yang merasa tidak puas dengan model motor standar yang dikeluarkan oleh pihak Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM).

Tren

Saat ini banyak jenis motor yang dimodifikasi dengan berbagai model seiring dengan tren yang sedang berkembang. Misalnya modifikasi untuk jenis motor matic yang sedang tren adalah model modif hot road, yaitu berupa konsep yang mengacu pada vintage atau berkesan klasik.

Sedangkan untuk motor klasik sedang tren model modifikasi dengan konsep retro modern, yang mengaplikasikan spare part teknologi terbaru dari motor-motor keluaran terbaru, pada motor lawas. Di lingkup kelas motor gede yang sedang tren adalah modifikasi yang berkonsep street fighter dari motor jenis sport. Konsep ini adalah penggabungan dua konsep, yaitu konsep motor sport dan road bike. Hal tersebut dapat dilihat dari kaki-kaki yang diperbesar dengan penggunaan velg dan ban berukuran 17 inci 70 x 160 untuk roda belakang dan 17 inci 70 x 130 untuk roda depan.

Tren modifikasi motor yang sedang diminati untuk motor laki-laki seperti Honda Mega Pro adalah touring style (digunakan untuk touring). Pada modifikasi touring style, modif dilakukan terutama pada ukuran ban yang diganti untuk ban depan lebar 120 mm dan belakang 120-130 mm. Velg diganti dari ukuran 18 inci menjadi 17 inci. Tangki standar motor diberi pelapis kondom (bahan fiber) supaya melindungi tangki dari panas matahari. Atau bisa juga dengan cara mengganti dengan tangki motor lain seperti jenis Tiger yang lebih sporty seperti Tiger Revo. Lampu diganti dengan lampu LED di bagian depan, bagian lampu sign dan stop lamp. Agar pemakaian aki tidak boros dan pengapian di busi juga menjadi biru warnanya, maka ditambah DC Stabilizer didekat aki untuk menstabilkan arus listrik yang keluar dari mesin motor. Untuk pelindung kaki juga bisa digunakan engine cover (besi penyangga).

Penggunaan spare part dari limbah juga bisa digunakan karena harganya lebih murah, seperti misalnya harga arm motor dari limbah Rp.2-3 juta, sedangkan untuk yang baru Rp.5 juta.

Selain modifikasi dibagian body, pada jenis Mega Pro juga bisa dilakukan modifikasi mesin untuk menambah kecepatannya dari 160 cc menjadi 200 cc. Caranya dengan mengganti kruk ass (part di dalam mesin) dengan kruk ass motor Tiger. Selain itu juga harus menurunkan gear standar 14-46 menjadi 14-42 atau 43 untuk menyesuaikan cc yang dinaikkan. Seher (piston di bagian blok mesin) juga diganti dengan seher dari motor Tiger untuk menyesuaikan kenaikan cc motor.

Biaya

Jenis motor cc kecil, kategori low akan menghabiskan anggaran Rp.1-5 juta, untuk modifikasi dasar shock, stang, painting, dan lainnya. Sedangkan biaya untuk modifikasi kategori medium berkisar antara Rp.5-15 juta dengan perubahan meliputi frame/rangka, suspensi, painting, krom, dan lainnya. Untuk kategori khusus dengan tujuan kontes biasanya modifikator rela merogoh kocek antara Rp.10-70 juta, dan untuk modifikasi custom (modifikasi yang sesuai dengan keinginan desain dari konsumen), biaya tergantung bahan yang digunakan. Tentu saja harga yang paling mahal adalah modifikasi pada motor ber-cc besar/moge, karena harga motornya saja sudah diatas Rp.100-200 juta. Tak heran jika biayan modifikasinya juga mahal, berkisar Rp.50-300 juta.

Pemula

Agar lebih mudah, modifikator bisa memulai usaha dengan modifikasi ringan menggunakan spare part second, karena modifikasi ini paling banyak penggunanya.

Pada modifikasi ringan tersebut, beberapa part kaki-kaki motor hingga aksesoris body motor mudah dijumpai secara massal sehingga harganyapun bisa lebih murah dan pemasangannya juga lebih gampang. Pengerjaan modifikasi juga hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja dibandingkan dengan modifikasi berat dengan lama pengerjaan 1-2 bulan, seperti modifikasi motor model low rider dengan memperbesar velg depan ukuran 3 inci dan belakang 5 inci, ganti stang, ganti shock, ganti ban dari ukuran standar 80-90 mm menjadi 140 mm.

Namun sebaiknya para pelaku usaha modifikasi motor bisa memilih spesialisasi jenis motor matic, karena saat ini banyak orang yang ingin memodifikasi motor matic-nya. Bagian motor matic yang paling banyak diminati untuk dimodifikasi adalah bagian velg, stang, dan cat air brush.

Mengingat banyak konsumen yang menginginkan pengerjaan secara custom, sehingga ada beberap spare part yang harus dibuat sendiri seperti velg, stang, dudukan stang dengan jasa bengkel bubut.

Untuk menyiasati besarnya modal membuka usaha bengkel yang memerlukan sewa tempat, di awal usaha pemula usaha bengekel modifikasi bisa membuat satu sampel motor yang dimodifikasi kemudian ditawarkan kepada komunitas motor. Pengerjaan juga bisa meminta jasa rekan dari bengkel lain seperti bengkel bubut atau cat. Yang tak kalah penting adalah merekrut SDM yang benar-benar sudah terampil mengenai seluk beluk modifikasi motor yang bisa diambil dari STM jurusan mesin.

Pemasaran

Untuk memasarkan usaha saat awal usaha bisa dilakukan dengan ikut kontes yang diselenggarakan berbagai Event Organizer atau pihat ATPM. Selain itu juga bisa dilakukan ke kalangan anak-anak kampus yang ikut klub dan juga bisa iklan gratis di Kaskus atau Facebook. Sedangkan persaingan meskipun sudah banyak pelaku usaha ini, tapi konsumen memiliki selera masing-masing, dan tiap modifikator memiliki ciri khas tersendiri. Selain itu sebaiknya diberika jaminan servis motor yang telah di modif selama 1-2 bulan.

Keuntungan

Dari modifikasi yang dilakukan pada beberapa jenis motor, seperti motor matic, motor klasik, untuk keperluan kontes maupun touring ternyata modifikasi yang dilakukan secara custom untuk beberapa jenis motor matic paling memberikan keuntungan besar hingga 57% dengan tarif jasa minimal Rp.6 juta.

Sedangkan pelaku usaha yang hanya menawarkan jasa modifikasi ringan dan penjualan spare part untungnya paling kecil 30% saja. Anda tertarik??

  1. Juni 17, 2014 pukul 8:21 pm

    Hi to every one, the contents present at this website are truly
    amazing for people experience, well, keep up the good
    work fellows.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: