Beranda > Aneka Tips > Teknik Pembibitan dan Pembesaran Bawal Air Tawar

Teknik Pembibitan dan Pembesaran Bawal Air Tawar

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Pembibitan

Pilih indukan yang sap kawin dengan umur diatas 3 tahun. Untuk mengetahui indukan betina siap kawin dapat dilihat dari perut buncit bulat dan mengandung telur. Sedangkan untuk bawal jantan bisa ditekan bagian bawah perut akan keluar sperma.

Masukkan indukan dalam kolam pemijahan yang dilengkapi dengan gelembung udara. Iduk betina diberi suntikan perangsang yang akan mengeluarkan telur dalam waktu 24 jam. Setelah bertelur biarkan 2-3 jam lalu ambil telur dan dimasukkan kedalam akuarium yang akan berubah menjadi larva ini setelah 3 hari menetas hingga berumur 10 hari dan sudah dapat dijual.

Larva dipindahkan dalam kolam penampungan untuk dijadikan bibit yang sudah bisa dijual mulai darui ukuran 2 minggu hingga 2 bulan.

Pembesaran

a) Lokasi

Pilih lokasi yang cocok untuk budidaya ikan bawal dengan tingkat keasaman air (pH) mendekati netral yakni 6-7 dengan suhu sekitar 26-27 derajat celcius.

Upayakan untuk membuat kolam air deras dengan memanfaatkan aliran air seperti air dari mata air atau aliran sungai yang dialirkan dalam kolam-kolam.

b) Persiapan lahan

Gunakan kolam tanah dengan ukuran mulai dari 10 m x 10 m dengan kedalaman 2 meter agar dapat di isi 1,5 meter air. Keringkan kolam dan diamkan selama 1 minggu agar terpapar sinar matahari.

Siapkan media dasar kolam dengan menebar 10 karung 25-50 kg/100 meter persegi, dan TSP 3 kg/100 meter persegi. Pupuk kandang yang digunakan harus benar-benar yang sudah matang agar tidak menjadi racun lagi.

Pupuk kandang untuk merangsang pertumbuhan berbagai jenis tanaman air yang bisa dijadikan makanan cadangan alami dalam kolam, 2 kg garam dan 5 kg kapur tohor/dolomit (dosis 25 kg/100 meter persegi). Hal ini untuk meningkatkan pH tanah, juga dapat untuk membunuh hama maupun patogen yang masih tahan terhadap proses pengeringan.

Lakukan pengisian air kolam secara sedikit demi sedikit selama 2 hari sampai air setingga 1,5 meter. Persiapan kolam hingga siap di tabur bibit perlu waktu sekitar 7-10 hari.

c) Pemeliharaan

Tebar bibit bawal ukuran 5-7 cm sebanyak 2 ribu ekor kedalam kolam ukuran 10 x 10 x 1,5 meter. Pilih bibit yang lincah, sisik mengkilat dan tidak ada luka di tubuhnya.

Selama pembesaran, berikan pakan 2 kali sehari pada pagi dan sore hari dengan perhitungan 3-5% dari bobot tubuh. Selain pakan pelet asal pabrikan, bawal juga bisa diberikan pakan berupa bekicot, sayuran dan dedaunan. Jika ikan sudah tidak naik ke permukaan maka ikan sudah cukup kenyang.

Pembesaran bawal air tawar dilakukan selama 80 hari dengan ukuran 500 gram/ekor dengan kepadatan 4 ekor/meter persegi.

d) Panen

Saat panen, siapkan jaring , bak bersih berisi air bersih. Tangkap ikan dengan menggunakan jaring, lalu masukkan ke dalam bak berisi air bersih dan timbang.

Ikan siap didistribusikan baik dalam kemasan balon (plastik beroksigen) dengan maksimal berat ikan 5 kg yang diberi oksigen sebanyak 60% dari air yang mampu bertahan 12 jam perjalanan.

Kategori:Aneka Tips
  1. November 16, 2010 pukul 3:48 pm

    cool

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: