Beranda > Aneka Tips > LANGKAH AWAL MEMULAI BISNIS ONLINE

LANGKAH AWAL MEMULAI BISNIS ONLINE

Blog ini kami pindahkan ke Http://pelakuukm.blogspot.com.

Silahkan kunjungi blog baru kami dan simak berbagai artikel terbaru serta informasi lainnya menyangkut kegiatan usaha kecil menengah di Indonesia

Bisnis online merupakan pilihan bisnis yang sangat fleksibel dan dapat dikerjakan tanpa perlu tempat usaha khusus. Menariknya lagi, modal yang digunakan sangat minim. Cukup memiliki showroom online, pelaku usaha online bisa bertemu customer-nya dimana saja dan kapan saja bahkan melakukan transaksi tanpa bertemu dengan pembelinya.

Hal pertama yang harus dimiliki seorang pelaku usaha online adalah harus memiliki identitas online yang dinamakan domain. Domain adalah alamat sebuah homepage, website atau situs. Untuk mendaftarkan nama domain, bisa registrasi di Pengelola Nama Domain Indonesia (PANDI) Gedung Arthaloka Lantai 11 Jl. Jend. Sudirman No. 2 Jakarta Pusat, Telp (021) 5793 9151 atau website www.pandi.or.id.

Adapun biaya registrasi nama domain untuk perorangan (.web.id) Rp. 25 ribu dengan persyaratan KTP penanggung jawab. Sedangkan untuk perusahaan (.co.id) biayanya Rp. 100 ribu dengan persyaratanKTP penanggung  jawab, SIUP/TDP atau akta notaris (cover, hal 1 dan NPWP) dan kepemilikan merek (bila ada). Dalam waktu 1-2 hari, bila kelangkapan telah dipenuhi domain telah Anda miliki. Sementara itu bila ingin memiliki domain luar negeri (.com) Anda bisa registrasi di www.godaddy.com dengan biaya sekitar US$ 6,99-9,99 atau Rp. 76-110 ribu. Biaya registrasi berlaku selama 1 tahun dan dapat diperpanjang dengan biaya yang sama. Selain situs yang berbayar, banyak pula situs-situs jejaring sosial yang bisa digunakan sebagai showroom online seperti wordpress, myspace, blogspot, multiply hingga facebook.

Setelah memiliki domain, langkah kedua yang dilakukan adalah sewa lahan atau yang dinamakan dengan hosting dengan biaya sewa Rp. 100-650 ribu/tahun. Berikut beberapa tempat tempat hosting yang dapat dihubungi seperti Namadomain.com telp. (021) 6667 4733, website www.namadomain.com, rakdata.com telp. (021) 2555 8842 website www.rakdata.com, Idwebhosting telp. (0274) 415585 website www.idwebhost.com, Inflownet telp. (031) 734 1568 website www.inflownet.com.

Langkah ketiga yang harus dilakukan adalah membuat display website. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Untuk halaman pertama buat komposisi teks lebih banyak daripada gambar dengan perbandingan 80:20. Hal ini memudahkan pencarian Google, pasalnya Google mengutamakan pencarian teks daripada gambar. Isi teks pun harus informatif dan persuasif, maksudnya tampilan spesifikasi produk serta keunggulan/manfaat produk yang dijual. Sedangkan untuk halaman-halaman selanjutnya bisa dibagi, ada yang lebih banyak tulisan atau gambar saja. Agar lebih menarik lagi, buat seperti cerita, testimoni produk sehingga lebih menarik untuk dilihat dan dibaca.

Langkah keempat adalah memasukkan sebanyak-banyaknya kemungkinan kata/frase yang diketik konsumen di mesin pencarian. Misal saja menjual balon tepuk untuk media promosi. Masukkan saja beberapa frase seperti balon tepuk, balun tepuk, balon tepok, balun tepok, balon gebug, balun gebug dan kemungkinan frase lainnya.

Penentuan Produk

Meskipun pengguna internet di Indonesia masih kurang dari 30 ribu dan sebagian besar pengguna adalah orang dewasa terutama korporasi. Untuk itu ada baiknya Anda menyediakan produk-produk yang menyasar segmentasi tersebut. Ada baiknya mencari produk yang diperlukan namun masih jarang yang menyediakan, misal saja mobil box, atau peralatan LCD proyektor, laptop, dan lain sebagainya. Untuk mencari produk yang masih jarang Anda pun dapat melakukan pencariannya di Google dan melihat berapa banyak website yang menawarkannya. Sampai saat ini produk yang memiliki nilai seni masih sangat berpotensi untuk dipasarkan. Produk yang tidak dijual secara masal/bukan produk generik, memiliki peluang usaha yang besar, bahkan bisa sampai 400%.

Selain produk-produk tersebut, Andapun bisa berjualan produk pabrikan atau kerajinan, apabila Anda mendapat pesanan produk, Anda bisa menghubungi pabrik/pengerajin dan setelah produk jadi dikirimkan ketempat Anda.  Setelah itu, Anda kemas ulang kembali dan kirimkan pada pemesan tersebut.

* Dari berbagai sumber

Kategori:Aneka Tips
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: